Latihan Puncak Korpaskhas Trisula Perkasa 2020

Kubu Raya, BorneOneTV.com_Di tengah dinginnya malam yang berkabut satu pesawat Hercules melintas di atas langit Bumi Khatulistiwa dengan misi menerjunkan satu tim pasukan khusus Korpaskhas TNI AU yaitu Satuan Bravo 90 (Satbravo 90), yang akan melaksanakan infiltrasi melalui udara di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat yang sudah dikuasai musuh.

Satbravo Paskhas bertanggung jawab mengumpulkan data intelijen yang dibutuhkan untuk misi pasukan lebih besar serta melaksanakan sabotase agar kekuatan musuh melemah serta konsentrasi musuh terpecah.

Setelah mendapatkan data intelijen akurat selanjutnya diterjunkan tim kedua yaitu Tim Pengendali Tempur (Dalpur) Paskhas dari satuan Detasemen Matra 1, bertugas melakukan observasi Dropping Zone untuk mendaratkan Batalyon Komando sebagai Satuan Tempur yang bertugas melakukan perebutan sasaran dan pengendalian pangkalan udara.

Setelah terjalin komunikasi dengan komando operasi dan data yang dibutuhkan sudah cukup barulah diputuskan untuk menerjunkan Satu Batalyon Komando pasukan tempur, sehingga pada tanggal 23 September 2020, diterjunkanlah pasukan dari Batalyon Komando 462 Paskhas Pulanggeni menggunakan pesawat Hercules dan CN dalam rangka Operasi Perebutan Sasaran dan Pengendalian Pangkalan Udara.

Sebelum pasukan diterjunkan terlebih dahulu unsur pesawat tempur melakukan Air Cover dengan menggunakan pesawat Hawk dari Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio untuk melaksanakan pengeboman daerah pasukan musuh yang diperkirakan akan menghambat jalannya penerjunan pasukan. Pelaksanaan Air Cover ini berlangsung sampai dengan selesainya penerjunan untuk melindungi pasukan yang akan mendarat.

Pada saat manuver disimulasikan pesawat Hawk tertembak dan akhirnya Penerbang eject sehingga Tim SAR Yonko 465 dengan menggunakan pesawat super puma melaksanakan pencarian dan pertolongan kepada survivor dengan tehnik hoist.

Sementara itu satpur berhasil menguasai Pangkalan Udara, Tim Pengendali Pangkalan (Dallan) beraksi menjalankan tugasnya untuk mengendalikan sebuah pangkalan udara sebagai pemandu pesawat yang akan melaksanakan air landed. Selanjutnya menggelar Pertahanan Hanud Titik menggunakan senjata Oerlikon Sky Shield dan Rudal Chiron dari satuan Denhanud 473 Paskhas untuk menangkis serangan suatu Pangkalan Udara dari pesawat tempur musuh.

Komandan Korps Pasukan Khas (Dankorpaskhas) Marsekal Muda (Marsda) TNI Eris Widodo Yuliastono, S.E., M.Tr (Han) menjelaskan bahwa latihan Trisula Perkasa ini digelar dalam rangka mengasah kemampuan dan menguji kesiapsiagaan satuan Paskhas dalam memahami dan mengaplikasikan doktrin tehnik dan taktik bertempur berdasarkan rencana operasi yang telah dibuat Komando atas.

“Beberapa kegiatan diatas merupakan rangkaian Latihan puncak Korpaskhas dengan sandi Trisula Perkasa 2020 yang dilaksanakan di wilayah Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar,” kata Dankorpaskhas Marsda) TNI Eris Widodo Yuliastono, S.E., M.Tr (Han), saat menyaksikan secara langsung tahapan Manuver Lapangan Trisula Perkasa 2020 di Desa Rasau Jaya Umum, Kec. Rasau Jaya, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (23/09).

Sebelum kegiatan Manuver Lapangan Latihan Trisula Perkasa telah didahului Gladi Posko selama tiga hari, yang ditutup dengan Tactical Floor Game (TFG) masing-masing Satgas Paskhas di satuannya masing-masing melalui daring.

Komandan Lanud (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.IP., M.M. saat mendampingi Dankorpaskhas menyampaikan bahwa Latihan puncak Korpaskhas Trisula Perkasa yang diselenggarakan tiap tahun merupakan ciri khas serta karakter Paskhas yang mendapat dukungan penuh dari Lanud Supadio.

“Dalam latihan ini juga melibatkan unsur pesawat tempur yaitu pesawat Hawk dari Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio yang berfungsi sebagai Air Cover atau perlindungan dari udara dalam setiap pergerakan Paskhas di darat sesuai dengan protap sistem operasi udara. Selain pesawat Hawk juga melibatkan pesawat C-130 Hercules, CN-295 dan Helikopter SA-330 Puma.” pungkas Marsma TNI Palito Sitorus. (*)