Pemprov Kalbar, 1 di Antara 10 Provinsi Berikan Gambaran Urusan Kesatuan Bangsa

Pontianak, BorneOneTV.com_Dengan berbagai suku, agama dan etnis yang ada di Kalbar tentunya memberikan khasanah tersendiri dalam kehidupan berbangsa dan Bernegara, keberagaman adalah anugerah dan takdir Tuhan kepada Bangsa Indonesia yang harus kita syukuri.

“Kepada peserta Konsultasi Publik, sudah selayaknya untuk bersyukur, Provinsi Kalbar merupakan 1 (satu) diantara 10 (sepuluh) Provinsi yang terpilih serta diberikan kesempatan untuk memberikan gambaran terkait urusan Kesatuan Bangsa sebagai salah satu bagian penting dalam rangka pengembangan Kalbar,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintah dan Politik, Moses Tabah dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalbar saat membuka acara Konsultasi Publik Bidang Kesatuan Bangsa di Provinsi Kalbar di Hotel Mercure, Kamis (23/9).

Bacaan Lainnya

Pemprov Kalbar juga mengucapkan selamat datang kepada Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia di Pontianak, Bumi Khatulistiwa Kalbar, khususnya kepada Asisten Deputi I/VI, Cecep Agus Supriyanta, S.H., M.Si.

“Semoga kunjungan ini merupakan langkah awal yang baik untuk menggali informasi dalam kegiatan Konsultasi Publik yang akan dilakukan selama 2 hari dapat berjalan dengan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ucap Moses Tabah.

Dikatakannya, Pemprov Kalbar menyambut baik kegiatan Konsultasi Publik yang akan dilaksanakan sehingga nantinya dapat menggali isu-isu strategis atau persoalan penting terkait Kesatuan Bangsa, pelaksanaan program yang nantinya akan dimuat dalam rekomendasi arah kebijakan dan strategi tentang isu Kesatuan Bangsa.

Isu-isu strategis terkait pembinaan nilai-nilai Pancasila, penguatan pusat Pendidikan wawasan kebangsaan, penguatan karakter Bangsa melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental, penanaman nilai-nilai Bela Negara, penguatan nilai-nilai Sejarah Kebangsaan serta penguatan dan pelestarian Bhineka Tunggal Ika merupakan hal prioritas yang harus kita bahas bersama terlebih dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak dan di Kalbar ini terdapat tujuh Kabupaten yang akan melaksanakannya.

“Pelu ditingkatkan peran kita bersama dalam memberikan sumbangsih pembangunan Kalbar yang dapat tercapai dengan kita saling bahu membahu melaksanakan peran kita. Semua memulai dengan melakukan hal kecil yang diikuti oleh rekan kita lainnya dan akhirnya akan menjadi hal besar bagi Bangsa ini,” ujarnya.

Masih kata mantan Kepala BKD Kalbar, pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk pemberian rekomendasi terhadap kebijakan yang akan diprogramkan oleh Kementerian sehingga dapat mengaspirasikan isu-isu strategis dalam rangka Kesatuan Bangsa dan Pembangunan Kalbar.

Adapun yang hadir dalam Konsultasi Publik bersama masyarakat yang terdiri dari Para Akademisi, Ormas, Tokoh, Mahasiswa, Awak Media sehingga tentunya dapat memberikan pandangan dan cara berfikir dari sudut yang berbeda dari Pemerintah dan tentunya satu hal yang merupakan nilai lebih bagi penyelenggara untuk mengetahui sejauhmana program yang telah dilakukan dapat mencapai sasaran.

Sebelum kegiatan ini berlangsung para peserta mengikuti Rapid Test terlebih dahulu dan tetap mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19. (Lay).