242 PMI Bermasalah Yang Sempat Menjalani Masa Tahanan di Malaysia, Akhirnya Dipulangkan

Pontianak.BorneOneTV.com_Sebanyak 242 Pekerja Mingran Indonesia (PMI) dari berbagi daerah, dipulangkan dan tiba di Dinas Sosial Provinsi Kalbar dengan menggunakan kendaraan mobil travel pada, Jum’at (25/9/2020) malam.

Dari 244 PMI, terdiri dari laki-laki dan perempuan yang dipulangkan, 132 orang merupakan warga yang berasal dari beberapa Kabupaten di Provinsi Kalbar, sementara sisanya sebanyak 110 orang berasal dari beberapa wilayah provinsi yang ada di luar Kalbar.

Para PMI tersebut dipulangkan dari Malaysia karena masuk dan bekerja secara ilegal, serta ada juga yang memang sudah habis masa kontrak kerjanya di Malaysia. Dan dari pengakuan beberapa PMI, mereka sempat ditangkap saat razia dan ditahan selama lebih dari satu bulan, sebelum akhirnya mereka dipulangkan ke Indonesia dengan terlebih dahulu menjalani protokol pencegahan Covid 19 swab tes di Imigrasen Bekenu dan Semuja Kuching, dengan hasil Negatif Covid 19. Serta menjalani Rapid Test dengan hasil NR, saat memasuki pintu masuk PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Golda M Purba mengatakan, para PMI yang dipulangkan kebanyakan karena habis masa kontrak kerja, tidak punya izin kerja atau menggunakan visa kunjungan.

“Dan saat ini mereka kita tampung di Shelter kita, setelah esesmen dilaksanakan, sebagaimana fungsi dari dinas sosial yang mewakili negara hadir untuk melindungi fakir miskin dan orang terlantar. Dan mereka ini termasuk dalam golongan orang terlantar, karena sudah dideportasi dari Malaysia.

Golda M Purba juga mengatakan, bagi para PMI yang tempat tingggalnya dekat, bisa langsung pulang. Namun, bagi para PMI yang tempat tinggalnya jauh, seperti di daerah Kabupaten diluar Kota Pontianak, serta wilayah provinsi luar di Provinsi Kalbar, akan ditampung di Shalter Dinsos Provinsi Kalbar, serta akan difasilitasi untuk pemulangannya.

“Dan terkait adanya pandemi covid-19, para PMI yang dipulangkan sudah menjalani prokol kesehatan Rapid Test dan sudah aman,”Kata Golda M Purba.(Dodi/Nila).