Penggiat Lingkungan menyayangkan, plang Larangan Berjualan di trotoar tidak di indahkan dan di abaikan pedagang Kaki lima

Sambas, BorneOneTV.com – Banyak pihak menyayangkan keberadaan plang Larangan Berjualan yang tidak di indahkan oleh pedagang kaki lima, jalan pembangunan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Kegiatan pedagang kaki lima tersebut sangat mengganggu pengguna jalan Raya dan membayakan pengguna jalan Raya yang melintas, di karenakan pedagang berada di bibir jalan.

Penggiat Lingkungan, Andrey, mengatakan plang tersebut sudah jelas melarang Berjualan ditrotoar, di pinggir Jalan, dan atau badan jalan sesuai Perda Kabupaten Sambas Nomor 7 Tahun 2006, dan ancaman nya sudah jelas bagi pelanggar, Pidana 3 (tiga) bulan kurungan atau denda Rp. 50.000.000,- ( lima puluh juta rupiah), Rabu, ( 7/ 10/ 2020).

Namun tidak ada Penindakan dari pemerintah daerah, Saya berharap ada penertiban maupun penindakan dari insatansi, maupun Institusi terkait, jelas Andrey

Plang Tersebut Dibuat pakai uang negara, sepertinya tidak ada kepedulian, dimana wibawa nya, gimana nasib lingkungan Pemangkat akan datang, apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita nanti, Tutup Andrey.
( Dedi Anggara)