Sejak Berdiri, PLBSI Banyak Mengukir Sejarah Olahraga Rekreasi Masyarakat

Pontianak, BorneOneTV.com_Perssatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI) sejak didirikan pada tanggal 15 Agustus 2000, banyak mengukir sejarah olahraga rekreasi masyarakat diantaranya, Ketua umum PLBSI menjadi Pendiri FOMI (Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia)pada tahun 2000 sebelum diubah namanya menjadi FORMI dan sekarang KORMI.

Beberapa kali menjadi penyelenggara event Internasional seperti : ASFAA Congress di Bali tahun 2014, penyelenggara pertandingan Internasional Liong & Barongsai seperti ASIA Cup di Jakarta tahun 2012, ASIA Cup di Bali tahun 2014, setingkat Olympiade yaitu TAFISA Games World Dragon & Lion dance Championship 2016 di Ancol Jakarta, Belitung Cup ASIANIA Lion Dance Championship 2019, ASEAN Lion dance Invitational Championship 2019 di Samarinda.
Di tingkat Internasional, Team Liong & Barongsai PLBSI sudah masuk 5 besar dunia.

“Kami telah aktif membantu pemerintah merealisasikan program pemerintah seperti Sport Tourism karena di bidang pariwisata telah menjadikan Bali, Belitung, Samarinda dll sebagai tujuan wisata olahraga,” kata Ketua Umum PB PLBSI Prof DR Nurdin Purnomo, Sabtu (10/10), saat melantik Pengprov PLBSI Kalbar secara Virtual dari Jakarta di Aula Yayasan Halim.

Karena keaktifan PB PLBSI, Prof DR Nurdin Purnomo telah diangkat sebagai : Board Member International Dragon & Lion Dance Federation, Wakil ketua Umum Dragon & Lion Dance Federation of Asia, Ketua Umum ASEAN Dragon & Lion Dance Federation,
Ketua Umum ASIANIA Kungfu,Dragon & Lion Dance (Dragon Boat) Federation, Ketua Umum World Kungfu, Dragon & Lion Dance (Dragon Boat) Federation.

Dikatakannya, saat ini, PLBSI tetap aktif dalam kegiatan Virtual, baik untuk tingkat Nasional maupun Internasional.

“Saya berharap, dukungan dari pemerintah setempat dapat menyemangati potensi yang ada dari para pegiat dan pemerhati Liong dab Barongsai yang jumlahnya cukup besar, sehingga apa yang dilakukan masyarakat Liong dan Barongsai di Kalimantan Barat menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

“Selain menciptakan masyarakat yang bugar, gemar berolahraga dan berdampak positif untuk bangsa dan negara,” harap Prof Dr Nurdin Purnomo. (Lay).