5 kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Sekadau

Sekadau, BorneOneTV.com – Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengumumkan tambahan kasus konfirmasi Virus COVID-19 sebanyak 81 orang dii Kalimantan Barat.

Dari 81 orang tersebut Kabupaten Sekadau mendapat tambahan kasus baru sebanyak 5 orang yang terkonfirmasi positif Virus covid-19.

Saat di wawancarai Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sekadau, Henry Alpius, membenarkan adanya penambahan kasus yang terkonfirmasi Virus covid-19. Senin, (12/10)

“sebelumnya Dinkes Sekadau mendapatkan laporan hasil pemeriksaan swab oleh laboratorium RS Universitas Tanjungpura Pontianak dengan hasil 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19” pungkasnya.

Dari 5 orang yang terkonfirmasi Kasus tersebut Henry Alpius menyebutkan Kasus 11 laki-laki (41) warga Sungai Ringin Sekadau Hilir, kasus 12 laki-laki (38) warga Landau Kodah, kasus 13 laki-laki (54) warga desa Timpuk, kasus 14 laki-laki (49) warga jl. Sekadau-Sintang, dan kasus 15 laki-laki (39) warga desa Tanjung Sekadau.

“Ke-5 kasus ini diketahui setelah mereka kontak erat dengan pejabat luar Kabupaten Sekadau yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya, dan Dinas Kesehatan mengambil sampel swab pada 29 September 2020”. Terang Henry Alpius.

Lebih lanjut Henry Alpius, menjelaskan
5 orang yang terkonfirmasi positif Virus covid-19 tersebut sudah melaksanakan isolasi mandiri secara ketat, dan pada saat ini 5 orang itu tidak menunjukkan keluhan atau disebut terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala, ini sudah hari ke 13 mereka isolasi dan setelah 14 hari pihaknya akan melakukan cek lagi

“Selain 5 kasus baru tersebut ada juga ada tambahan satu kasus lagi, namun dengan kluster yang berbeda. Kasus tersebut merupakan seorang wanita (53) warga Jl. Rawak Sekadau, yang sempat di rawat di RSUD Sekadau”. Kata Henry Alpius.

“Suaminya ada kontak erat, dan hasil rapid test keduanya reaktif. Tanggal 29 juga di swab, sudah beberapa hari di rawat di RSUD. Yang satu ini memang di rawat karena kasus suspek, kita rawat di ruang isolasi, setelah lewat 14 hari. Sudah lewat penilaiannya, sudah sembuh dan keluar dari RS, hasilnya baru keluar sekarang,” jelas Henry Alpius.

Dengan begitu, Plt Kadinkes Sekadau memastikan pihaknya akan terus melakukan traccing baik kepada keluarga dekat kasus yang terkonfirmasi positif maupun di Puskesmas-puskesmas di Kabupaten Sekadau.

Saat ini Dinas Kesehatan Sekadau juga sedang menunggu hasil pemeriksaan untuk 315 sampel swab yang di kirim ke Provinsi Kalbar. (Krisantus)