Porapar Sekadau Adakan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

Sekadau, BorneOneTV.com – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau mengadakan pelatihan tata kelola destinasi pariwisata di Kabupaten Sekadau, di hotel multi, Jl Sekadau-sintang. Sabtu (24/10).

Saat di wawancarai Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Parawisata (Porapar) Kabupaten Sekadau, Paulus Misi Mengungkapkan, ada tiga (3) tujuan penting yang diharapkan dengan pelatihan tersebut, diantaranya

“Agar para pengelola tempat wisata di Kabupaten Sekadau dapat memahami serta akhirnya melaksanakan mengelola Destinasi Pariwisata dengan benar”. Pungkas kadis Porapar Kabupaten Sekadau, Paulus Misi. Senin (26/10)

Selain bertumbuhnya pariwisata yang baik, maka pelaku ekonomi di bidang wisata, terutama ekonomi kreatif pun akan tumbuh dan berkembang bersama.

“kita ingin mengetok Dinas terkait untuk ketersediaan UMKM, nanti akan berkembang UMKM itu dengan produk-produk lokalnya yang bisa dijual di warung-warung di tempat wisata itu atau tokoh oleh-oleh di Sekadau, dengan begitu Sekadau akan lebih dikenal,” harap Paulus Misi.

Meski begitu, Paulus Misi juga berharap tetap Kearifan lokal dapat tetap terjaga dengan baik dengan tetap menjunjung tinggi budaya, estetika dan ekonomi agar mampu bersama-sama maju dan berkembang,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Sekadau, Sinlilika menerangkan pelatihan tersebut merupakan sebagai satuan tugas dan fungsi dalam menjalankan pengembangan pariwisata di Kabupaten Sekadau.

“Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, sejak 24-26 Oktober 2020 dengan 40 orang peserta yang berasal pengelolahan, pemandu, pemelihara objek wisata dan budaya Sekadau”. Pungkasnya.

Adapun Sumber dana dari DAK non Fisik, yang gunakan untuk meningkatkan tata kelola destinasi pariwisata. Peningkatan kapasitas dan kualitas pemandu wisata, serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Sekadau.

“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan membawa kabupaten Sekadau sebagai salah satu yang memiliki destinasi wisata yang maju mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.
(Krisantus)