Prihatin Warga Peniraman Timbun tanah di Parit Bugis,Bagaimana Kontribusi Pengusaha Setempat ?

Mempawah, BorneOneTV.com_ Sosok yang tak ingin disebutkan namanya turut berkontribusi meskipun tak memiliki kepentingan didalamnya,tak ada unit usaha tak ada pula kontrak politik namun terpanggil untuk meberikan perhatian terhadap ruas jalan rusak bagaikan kubangan lumpur itu.

Yah begitulah keadaan,sebut saja “kubangan lumpur” bukan jalan yang sebagaimana mestinya yang diharapkan padahal di kawasan tersebut paling tidak ada tiga unit usaha peternakan ayam yang memiliki mobolitas tinggi terhadap kendaraan yang mengangkut logistik untuk keperluan usaha.

Kendaraan tersebut di tenggarai menjadi pemicuh semakin parahnya “kubangan lumpur” jalan yang menjadi akses utama masyarakat yang bermukim di desa tersebut terlebih saat hujan.

Kondisia ini berada berada di Rt.10 ,ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat desa Parit Bugis Kecamatan Segedong Kab.Mempawah ini sangat memprihatinkan terlebih saat turun hujan membuat pengendara harus ekstra berhati – hati jika tidak bisa saja tergelincir.

Paling tidak empat dumtruck tanah kuning ditimbun pada titik yang terparah kerusakan yang ada pada ruas jalan di Rt 10 desa itu,menariknya sosok yang tak ingin disebutkan namanya ini hanya merasa prihatin dengan kondisi jalan saat ini hingga ia tergerak untuk membantu,menariknya sosok yang satu ini bukan warga desa parit bugis melainkan warga peniraman.

Sungguh aneh namun itulah faktanya,sosok yang bukan penduduk asli desa setempat namun tergerak untuk berkontribusi, lalu bagaimana dengan kontribusi pengusaha setempat, perlu dipertanyakan apalagi terkait hak izin usaha. (Tim)