Memperingati Bulan Bakti Agraria dan Tata Ruang Tahun 2020. BPN Sekadau Serahkan 2930 Sertifikat

Sekadau, BorneOneTV.com – Dalam rangka memperingati bulan bakti Agraria dan Tata Ruang tahun 2020. Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat secara virtual. Senin (09/11).

Kegiatan yg dilaksanakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang tersebut memberikan satu juta sertifikat tanah bagi rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan Virtual tersebut Pjs Bupati Sekadau, Hj. Sri Jumiadatin didampingi Kepala BPN Sekadau, Komaruddin, Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Affiansyah, Kepala Dinas Perkimtan dan perwakilan masyarakat yang menerima sertifikat tanah.

“Kita bersyukur dengan adanya program yang bernama PTSL tersebut. Sebagai langkah menerbitkan sertifikat tanah yang lebih mudah baik bagi masyarakat maupun pemerintah”. Kata Pjs Bupati Sekadau, Hj. Sri Jumiadatin saat di Wawancarai seusai kegiatan Penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di ruang serbaguna Kantor Bupati Sekadau.

Menurutnya proses penerbitan sertifikat tanah saat ini jauh lebih mudah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Mengingat PTSL sudah berjalan sejak tahun 2017, sampai sekarang selalu memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat.

“Dengan adanya sertifikat tanah yang diterima masyarakat Kabupaten Sekadau pada tahun 2020 sebanyak 2930 sertifikat itu semoga dapat dimanfaatkan dengan baik” . Harapnya.

Dirinya pun berpesan kepada masyarakat yang menerima sertifikat supaya tidak menggadaikan atau meminjam uang dengan sertifikat.

“Boleh saja mereka mengadaikan asal untuk kegiatan ekonomi produktif. Yang tidak boleh itu digadaikan untuk pembelian hal yang bernilai konsumtif, mengingat sertifikasi yang memiliki hak atas kepastian tanah dan memiliki kepastian hukum itu harus digunakan untuk hal-hal yang bernilai produktif”. Harapnya.

Sementara itu Kepala BPN Sekadau, Komaruddin, mengungkapkan Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sekadau terima 2930 sertifikat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang, sudah sesuai target dan akan meningkat di tahun 2021.

“Total yang sudah selesai dan kita serahkan hari ini untuk tahun 2020, ada 2930 bidang. Target tahun 2021 sekitar 5000,” pungkas Komarudin

Selain program PTSL, Komarudin menjelaskan saat ini masih ada program redistribusi tanah yang belum diserahkan sebanyak 3149 bidang untuk Kabupaten Sekadau tahun 2020, termasuk pelepasan kawasan hutan di Seburuk dengan total ada 804 sertifikat.

“Pada akhirnya nanti seluruh di Kabupaten Sekadau akan disertifikat semua. Kita mulai di satu desa lalu ke desa sebelahnya, sebelahnya. Ada 4 desa yang sudah lengkap terukur semua, salah satunya Desa Boti,” Terangnya.

Komarudin menuturkan, untuk di Kabupaten Sekadau diperkirakan masih ada 50% tanah yang belum disertifikasi dan menjadi target hingga tahun 2025. (Krisantus)