Muhammad Nur Akhirnya Menangkan Sengketa Tanah Yang Dicaplok Oleh Beberapa Warga

Sintang,BorneOneTV.com _ Setelah melalui proses persidangan yang cukup panjang, akhirnya Muhammad Nur bin Mustafa memenangkan sengketa tanah miliknya dengan bukti hak kepemilikan SHM No. 2344 yang terletak di kelurahan Kapuas Kanan Hulu kec. Sintang, kab. Sintang, seluas 12.106 m2.

Menurut Kuasa Hukum M.Nur, Tatang Suryadi, SH., tanah milik kliennya M. NUR tersebut sebelumnya dicaplok dan dikuasai oleh beberapa oknum anggota masyarakat tanpa alas hak dan dengan cara melawan hukum.

“Dan mirisnya, kiennya M. Nur selaku pemilik tanah justru digugat oleh 10 orang yang menguasai tanah miliknya, yaitu oleh Khairil Anwar, Sugianto, Husni Thamrin, SE., Abang Dahlan, Selamat, SE., Ana, S.Kom., Pardi Samosir, Sukirno, Abang Syaiful Bahri, dan Suyono,”ujar Tatang Suryadi kepada awak media, Kamis (12/11/2020).

Lanjut menurut Tatang Suryadi,SH.,mengakatan bahwa perkara gugatan tersebut bergulir di Pengadilan Negeri Sintang dengan register perkara No. 32/Pdt.G/2017/PN.Stg. Dan kita melakukan gugatan Rekonvensi (Gugatan Balik).

“Dan setelah melalui proses persidangan atas perkara ini, Pengadilan Negeri Sintang melalui Majelis Hakim yang memeriksa sengketa akhirnya memutuskan dalam putusannya tertanggal 11 Maret 2019 sbb :
– menolak gugatan Para Penggugat seluruhnya;
– mengabulkan gugatan Penggugat Rekonvensi;
– menyatakan Para Tergugat Rekonvensi telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum;
– menyatakan jual beli Para Tergugat Rekonvensi batal demi hukum;
– menghukum Para Penggugat Konvensi/ Para Tergugat Rekonvensi untuk mengosongkan dan membongkar rumah yang ada di atas tanah sengketa,”tuturnya.

Dan menurut Tatang Suryadi,SH., terhadap Putusan PN Sintang tersebut para Penggugat/ Tergugat Rekonvensi melakukan upaya Banding ke Pengadilan Tinggi Pontianak, dimana PT. Pontianak dalam Putusan Bandingnya No. 51/PDT/2019/PT.PTK tertanggal 26 Juni 2019 “menguatkan” Putusan Pengadilan Negeri Sintang tersebut di atas.

“Kemudian atas Putusan Banding PT. Pontianak tsb, Para Penggugat/ Tergugat Rekonvensi melakukan upaya hukum Kasasi ke Mahkamah Agung RI di Jakarta,”ucap Tatang Suryadi.

Namun, setelah melalui proses pemeriksaan Kasasi di Mahkamah Agung, akhirnya Mahkamah Agung RI “MENOLAK PERMOHONAN KASASI” dari Para Pemohon Kasasi : KHAIRIL ANUAR dkk.
Ini tertuang dalam Putusan Kasasi Mahlamah Agung RI No. 636 K/PDT/2020 tanggal 2 Juni 2020.

“Dan akhirnya setelah melalui proses perkara yang panjang, kliennya MUHAMMAD NUR berhasil memenangkan sengketa tanah yang memang menjadi haknya. “Saya selaku kuasa hukum M.NUR merasa sangat puas atas Putusan Pengadilan tersebut, baik Putusan PN Sintang, PT. Pontianak, maupun Mahkamah Agung RI yang telah memenuhi rasa keadilan,”jelas Tatang Suryadi,SH.(Dodi).