Dugaan Pencemaran Lingkungan Oleh PT. RWK, DPRD Sambas Lakukan Hearing

Sambas, BorneOneTV.com- Terkait Dugaan pencemaran lingkungan Yang dilakukan PT. Rana Wastu Kencana ( RWK), DPRD Kabupaten Sambas lakukan Hearing bersama Lembaga Penggiat Lingkungan, Masyarakat Sambas, Insatansi Terkait, institusi, Mahasiswa ( HMI), Sambas, Kalimantan Barat, (12/ 11/ 2020).

Hearing atau Rapat dengar pendapat ini di laksanakan di Kantor DPRD Sambas, Ruang Rapat Komisi II, beralamat di jalan Pembangunan. Hearing dihadiri Komisi II, Wakil ketua DPRD Sambas, Komisi I, Mahasiswa ( HMI), Masyarakat, Instansi, maupun institusi terkait.

Rapat dengar pendapat dilakukan, menindaklanjuti pengaduan masyarakat, Penggiat Lingkungan, Sidak DPRD Sambas (komisi II), bahwa ditemukan banyak limbah Pabrik cemari Lingkungan, sehingga Cemari aliran anak Sungai disekitar nya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H. Arifidiar

Dan Merujuk Pada Undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pasal 28H Undang- undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan pasal 70 Bab XI UU RI Nomor 32 Tahun terkait peran masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Sambas, Ir. H. Arifidiar, Mengataka pada hari ini DPRD sesuai dengan jadwal, menjadwalkan menerima Hearing rapat dengar pendapat yang diajukan oleh salah satu lembaga Pengiat lingkungan (WAPATARA) oleh saudara Andre Mahyudi dan Masyarakat, Kamis, ( 12/ 11/ 2020).

Sebenarnya pelapor sejak dini yang juga secara person mengikuti bagaimana kondisi lingkungan bagaimana kondisi investasi di kabupaten Sambas yakni saudara Bima beserta Tim nya.

Dan itu semua bagi DPRD dipandang penting makanya kami segera untuk jadwal pada hari ini mendengarkan masukan apa yang menjadi laporan adalah adanya indikasi,
artinya adanya penampakan-penampakan adanya kejadian-kejadian proses-proses yang terindikasi mencemari lingkungan oleh satu salah satu perusahaan.

Maka hari ini kita undang semua, kita panggil sesuai keinginan dari yang meminta hearing, salah satunya WAPATARA meminta dihadirkan pihak perusahaan dihadirkan pihak dinas perizinan dan stakeholder lainnya maka kita hadirkan hari ini.

Keselamatan rakyat paling utama dan kepentingan, serta keamanan rakyat adalah paling penting dan prioritas bagi kami, sehingga semua itu harus kita ungkap tuntas, Ujar Arifidiar.

DPRD Sambas akan mendalami ini, dan akan mengkonsultasikan kepada pihak-pihak ahli. jika dipandang perlu, kami akan membentuk Pansus untuk hal ini. Tutup Arifidiar. ( Dedi Anggara)