Melaui Bank Kalbar : Mantan Kapolda Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dengan Mengedepankan Usaha Mikro Kecil Menengah

Pontianak, BorneOneTV.com_Irjen Pol (Purn) Didi Haryono, S.H, M.H, yang pernah menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kalbar, saat ini resmi menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Kalbar

Mantan Kapolda Irjen Pol (Purn) Didi Haryono mengatakan dengan jabatan tersebut dirinya berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kepercayaan yang diberikan merupakan tugas untuk membangun kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat. Ungkapnya ke awak media jumat, 13/11/2020

Sebagai pejabat baru dirinya melanjutkan visi dan misi yang sudah ditetapkan Bank Kalbar diantaranya membangun pertumbuhan perekonomian daerah serta mendorong pertumbuhan pembangunan

Kemudian dirinya akan mendorong pertumbuhan pembangunan utamanya dengan mengedepankan usaha mikro kecil menengah. Terlebih sekarang pada masa pandemi Covid-19. “Kondisi sekarang perekonomian harus bergerak untuk membangun Kalbar”.Ucapnya Irjen Pol (Purn) Didi Haryono

Usai dilantik sebagai komisaris utama Bank Kalbar dirinya langsung membuat kesepakatan bersama untuk Bank Kalbar kedepan.

Menurutnya selama ini Bank Kalbar sudah berjalan sangat bagus “Jika pada empat kuadran saat ini posisi Bank Kalbar berada pada kuadran satu.Diibaratkan kapal, maka kapalnya bagi nakhoda dan ABK bagus, cuaca dan perlengkapan juga bagus,”kata mantan Kapolda

Selama ini Bank Kalbar juga telah eksis mengelola hal yang terkait pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah “Bank Kalbar adalah milik seluruh warga Kalimantan Barat. Yaitu dengan moto Bank Kite, Punye Kite” kata Irjen Pol (Purn) Didi Haryono

Gubernur kalbar telah mengeluarkan SK bagi setiap pengusaha yang akan berusaha di Kalbar harus membuka rekening di Bank Kalbar, tegasnya

Irjen Pol (Purn) Didi Haryono, menyebutkan Bank Kalbar dengan cabang dan cabang pembantu di seluruh daerah. Tidak bisa berperan tanpa ikut serta dari masyarakat Kalbar sendiri, melalui pimpinan cabang akan mengkaji usaha mikro kecil menengah yang paling cocok untuk diterapkan pada daerahnya tidak bisa kita samakan satu kecamatan dengan kecamatan lainnya

Bank Kalbar sudah ada 2.130 desa dengan 174 kecamatan di kalbar yang harus dibangun semua, apalagi daerah Kalimantan Barat ini kaya raya dengan alamnya,” kata Irjen Pol (Purn) Didi Haryono

Bank Kalbar akan melakukan upaya untuk menggali potensi yang besar dengan berkecukupan modal yang di miliki, juga akan mempermudah masyarakat untuk mengambil kredit dengan mengikuti aturan yang berlaku.

Menurutnya Bank Kalbar dengan sumber keuangan dari pemerintah provinsi dan kabupaten kota. Ditambah deposit tabungan dan giro dari warga masyarakat. Maka yang dicari adalah keuntungan untuk pembangunan daerah dan melalui pemberian kredit-kredit untuk kita semua (Hadin)