Proyek 29 Milyar, Progres berjalan 35 Persen, Desember harus Selesai ?

Sambas, BorneOneTV.com– Kegiatan Proyek Pembangunan Gedung kuliah terpadu II Politeknik Negeri Sambas masih dalam proses pengerjaan yang mana dana yang di kucurkan tersebut senilai Rp. 29.999.547.000,- dengan waktu pelaksanaan 120 ( seratus dua puluh ) hari kalender yang di duga kuat bersumber dari uang Negara yang di peruntukan untuk membangun Proyek pekerjaan Pembangunan Gedung kuliah terpadu II Politeknik Negeri di kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa, ( 17/ 11/ 2020).

Kegiatan Pelaksanaan pembangunan gedung 3 Lantai ( gedung kuliah terpadu II poltek Negeri Sambas) baru berjalan 35 Persen dan masih dalam proses pembangunan , dan bulan Desember harus selesai.

Saat awak media turun kelapangan, masih banyak pekerja tidak mengindahkan keselamatan kerja, tidak menggunakan pelindung kepala, maupun sepatu.

Kegiatan proyek tersebut bersumber Dari Dana : SBSN – APBN Tahun 2020 dengan nomor kontrak 052/01.PPK/KU/PL37/2020 dengan tanggal kontrak 27 Agustus 2020 dengan jumlah nilai kontrak Rp. 29.999.547.000,- waktu pelaksanaan 120 ( seratus dua puluh ) hari kalender penyediaan jasa PT cakrawala Surya raya KSO PT. BOB Putra Utama
konsultan MK : PT Sarana Budi prakarsaripta KSO CV. Identitas
konsultan review : PT.Dewi Permata Mandiri

Erik Darmansyah selaku kordinator Proyek Pembangunan Gedung kuliah terpadu II Politeknik Negeri Sambas menjelaskan kontrak proyek sudah berjalan dari 24 agustus 2020, terkendala karena direktorat nya baru, anggaran nya sudah ada tapi Masih belum bisa dilaksanakan dan baru bisa di proses bulan Maret, dan itu baru masuk dalam yang membutuhkan waktu tiga bulan. Dibulan Juni perencanaan lelang fisik 1 bulan, jadinya agak sedikit terlambat pengerjaannya.
sudah selesai dan
Terkendala pertama adalah Perencanaan lelang fisik 1 bulan
Lelang konsultan lelang 2 bulan
Setelah itu kerja Akhirnya baru tanggal 24 agustus baru kontrak akhirnya bangunan 4 bulan dengan 3 lantai dan secara hitung-hitungan teknis kan agak rawan lah dan di prediksi bulan 2 ( februari 2021 ) baru terselesaikan.
Pekerja yang ada 40 s/d 50 orang pekerja, keterlambatan lain di akibatkan cuaca musim penghujan. mengenai pekerja yang mengabaikan keselamatan kerja, kita sudah berkali- mengingat kan, jelas Erik.

Kita berharap dengan pembangunan gedung kuliah terpadu ll ini yang di dukung pemerintah melalui SBSN ,
mudah-mudahan dapat mendukung proses pembelajaran yang ada di politeknik dikabupaten sambas, ini tentu harapan kami selaku pengguna di politeknik negri sambas bisa berjalan secara baik, lancar, dan sesuai dengan apa yang kita harapkan. kami mohon dukungan dari semua pihak, Mohon doanya agar ini berjalan lancar sesuai apa yang kita harapkan, Tutup Erik. ( Dedi Anggara)