Ditengah Pandemi Covid-19, Daya Beli Masyarakat Kabupaten Mempawah Mulai Pulih

Mempawah, BorneOneTv.com – meski masih di tengah pandemi Covid-19, namun daya beli masyarakat Kabupaten Mempawah berangsur-angsur mulai pulih.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Tenagakerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, Yusri. Dirinya mengatakan, bahwa jika dibandingkan pada awal-awal pandemi Covid-19, pada Maret lalu, sekarang jauh lebih baik daya beli masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Sekarang semakin lebih baik dibanding Maret. Yang sangat pengaruh itu sekitar Juni, namun mulai Juli-Agustus sudah ada perbaikan. Bahkan sampai hari ini sudah mendekati sekitar 80 persen, omzet pedagang sudah mulai kembali pulih,” kata Yusri saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (18/11/2020).

Yusri juga mengatakan, berdasarkan pantauan dan pembinaan di lapangan terhadap pasar-pasar tradisional, pihaknya juga akan mengupayakan kelancaran distribusi barang, khususnya sembilan bahan pokok (sembako) yang paling dibutuhkan masyarakat.

“Dari para pedagang juga memastikan distribusi barang lancar,” jelasnya.

Selain itu, dari sisi harga bahan pokok pun dijelaskannya relatif tidak mengalami kenaikan, meski terdapat beberapa komoditi yang terjadi fluktuasi harga, seperti ayam potong dan lainnya.

“Terakhir harga ayam potong sedikit naik, karena itu siklus dari perkembangan di peternak. Tapi dengan adanya perkembangan waktu kita harap akan turun lagi, karena ketersediaannya di peternak sudah diupayakan,” jelasnya.

Sembari terus menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasaran, Disperindagnaker juga, diakui Yusri terus melakukan imbauan dan sosialisasi terkait protokol kesehatan. Karena menurut dia, dukungan masyarakat saat ini sangat berperan penting dalam mengatasi persoalan Covid ini.

“Kita tetap kerjasama dengan gugus tugas, khususnya dengan kepolisian yang juga ikut membantu memberikan imbauan, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Tapi karena pengawasannya juga memerlukan kontinuitas, kita harapkan dari sisi pedagang dan konsumenlah yang betul-betul melakukan kesadaran sendiri,” pungkasnya. (pul)

Editor: HaDin