Wagub Kalbar Pimpin Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Kalbar

Pontianak, BorneOneTV.com_Wakil Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan., M.M., M.H., memimpin Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Kalbar secara virtual di Data Analiytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (26/11)

HUT Ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2020 dengan Tema “Kreatifitas dan Dedikasi Guru Menuju Indonesia Maju”.

Mendikbud Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim Tahun ini kita memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dalam situasi pandemi Covid-19. Sistem pendidikan dimana saja, di seluruh dunia terkena dampak langsung.

Dalam masa pandemi ini juga, membuat pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah dengan bantuan aplikasi dan internet.

“Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya,” kata Mendikbud Republik Indonesia dalam sambutan yang disampaikan Wagub Kalbar Drs. H. Ria Norsan., M.M., M.H saat memimpin Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Kalbar secara virtual di Data Analiytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

Masih dalam sambutan Mendikbud RI yang dibacakan Wagub Kalbar mengatakan, guru adalah profesi yang mulia dan terhormat, berbagai upaya kami tempuh untuk mencapai menempatkan guru pada posisi yang terbaik.

“Pada tahun 2021 kami berkomitmen untuk memperjuangkan guru-guru honorer melalui seleksi yang demokratis, bagi guru-guru non-PNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah,” ungkap mantan Bupati Mempawah.

Wagub Kalbar Drs. H. Ria Norsan., M.M., M.H., menjelaskan pesan dari Mendikbud yang akan memperjuangkan guru honorer yang ada di seluruh Indonesia dengan melalui dua jalur yaitu test ASN dan test PPPK.

“kalau umurnya masih cukup atau memungkinkan untuk ASN akan melalui test sedangkan umur yang sudah lewat tapi dia termasuk guru kontrak/honorer yaitu akan melalui jalur PPPK, bedanya ASN dan PPPK besaran gajinya sama tetapi PPPK tidak mendapat tunjangan pensiun sedangkan ASN mendapat tunjangan tersebut,”
h Ria Norsan saat diwawancarai. (L4Y).