Ismail Relakan Pukatnya Dilepas Demi Hindari Terjangan Ombak 5 Meter

Mempawah, BorneOneTv.com – Panik dan secara terus menerus memanjatkan doa, serta berusaha sekuat tenaga agar dapat selamat dari terjangan ombak setingga 5 meter saat ke laut mencari ikan, itulah yang dirasakan Ismail (43), pada Minggu (29/11/2020).

Salah satu dari 15 nelayan yang sempat dikabarkan hilang tersebut, sempat tak menyangka akan diterjang gelombang dan angin kencang, sebab saat hendak turun dari rumahnya, kondisi cuaca sangat mendukung untuk mencari rizki yang halal di tengah laut demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Diceritakan Ismail, bahwa dirinya turun dari rumah hendak ke laut bersama dua rekannya yang berada di satu perahu sekira pukul 02.00 dini hari. Tak ada firasatnya akan mengalami kejadian menakutkan itu. Karena kondisi cuaca menurutnya cerah.

“Saat kita turun subuh, kondisi cuaca masih aman sehingga kita berani ke laut,” ujar Ismail.

Seperti biasa, sesampainya di laut, Ismail dan dua rekannya itu lalu memasang pukat tangkapan ikannya, tentunya sembari berharap bisa menghasilkan tangkapan yang memuaskan.

Namun secara tak terduga tiba-tiba cuaca mulai berubah, dimana angin mulai kencang diiringi dengan gelombang yang diperkirakan setinggi 5 meter. Membuat dirinya dan rekannya mulai terlihat panik.

“Melihat gelombang besar tersebut, saya dan rekan-rekan langsung sigap melepaskan pukat yang kami pasang untuk segera menghindar dari terjangannya,” ceritanya.

Gelombang yang tinggi melebihi perahu yang digunakannya itu pun tak dapat mereka hindari, sehingga berbagai upaya pun terus dilakukannya agar gelombang itu dapat ditaklukan agar dapat selamat.

“Kita ikhtiar dan berusaha keras agar dapat menaklukan gelombang. Alhamdulillah, akhirnya kita dapat memalui terjangan omban tersebut dengan selamat sehingga berhasil kembali dengan selamat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Karya Desa di Kuala Secapa, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, M Zamil mendata, sebanyak 15 nelayan dengan menggunakan 8 perahu kembali dengan selamat.

Dijelaskannya, 15 melayan itu ada yang pulang dengan perahunnya dan ada yang ditemukan mengapung di laut, bahkan ada yang terdampar hingga di kawasan Tanjung Burung.

“Bersyukur semua dapat selamat. Memang setiap bencana yang terjadi di kawasan Desa Kuala Secapah warga di sini kompak dalam memberikan bantuan,” singkatnya. (pul)

Editor: HaDin