KPCPEN Gelar Webinar Manfaat BSU Bagi Pekerja di Masa Pandemi

Pontianak, BorneOneTV.com_Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang di dukung oleh Kementerian Komunukasi dan Informatika, Siber Kreasi dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kalbar menggelar Webinar, Manfaat Bantuan Subsidi Usaha (BSU) bagi pekerja di masa Pandemi, Rabu, (2/12).

Webinar ini menghadirkan Kadis Kominfo Kalbar Ir. Sukaliman,MT dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar Drs.H. Manto, M.Si sebagai narasumber, dengan moderator Rd. Ayu Wulandari S.Pd.

Kadis Kominfo Kalbar Ir. Sukaliman, MT mengatakan strategi informasi komunikasi yang diterapkan dengan mengunakan berbagai kanal yang ada, seperti media sosial dan lain sebagainya sangat bermanfaat, selain dapat di akses langsung, strategi ini sangat tepat di masa Pendemi Covid-19 ini.

“Memasuki era revolusi industry 4.0, mau tidak, bahkan siap atau tidaknya, perkembangan teknologi yang canggih akan mengantarkan kita pada titik ini,” kata Ir. Sukaliman, MT dalam paparannya.

Dikatakannya, Ini bukan terjadi baru-baru, tapi sudah berjalan, bahkan hampir di seluruh dunia. “Kita harus dapat meningkatkan digital dan potensi kita, sehingga dapat tercakup dalam proses data,” Jelasnya.

Berkaitan dengan tema Webinar ini, Kadis Kominfo Kalbar menjelaskan, atas dasar Peraturan Pemerintah, maka payung hukum mengenai program bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah ini telah diterbitkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 tahun 2020 (Permenaker No.14/2020) tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sementara itu, Kadisnakertrans Kalbar Drs. Manto, M.Si menjelaskan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid19).

“Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi Pekerja/Buruh dalam penanganan dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” jelas Drs. Manto, M.Si.

Untuk mekanisme penyaluranya, Bank penyalur yang merupakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan langsung menyalurkan dana subsidi upah langsung kepada rekening penerima bantuan pemerintah.

Dikatakannya, penyalurannya diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan (Rp 2,4 juta) yang akan diberikan setiap dua bulan sekali. Satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta Dengan persyaratan, WNI, Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif, Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian, para Pekerja atau buruh penerima upah, Pekerja atau buruh yang bekerja pada pemberi kerja selain pada induk perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah, kecuali nonASN
memiliki rekening bank yang aktif, tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu Prakerja. Peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni 2020.

“Untuk pengunaannya sendiri, bantuan Subsidi Gaji/Upah Digunakan Untuk Modal Buka Usaha, uang sebesar Rp1,2 juta ada yang digunakan untuk modal usaha jualan makanan ringan, buat usaha katering kecilkecilan. Ada yang digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, bayar kontrakan, berobat.  Program bantuan subsidi gaji/upah dapat membantu kehidupan para pekerja, meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga dapat meningkatkan konsumsi masyarakat dan perekonomian di masa pandemi Covid-19, jelas Kadisnakertrans kalbar,” jelasnya. (L4Y).

Editor: HaDin