Polres Kapuas Hulu : Gencarkan Prokes Persiapan Pilkada, Natal dan Tahun Baru

Kapuas Hulu, BorneOneTV.com_Menjelang pemilu pilkada 2020, natal dan tahun baru, Polres Kapuas Hulu terus melakukan pencegahan penyebaran virus corona dengan penyemprotan disinfektan di ruas Jalan Protokol Putussibau dan sejumlah tempat kerumunan, yakni KPU dan Bawaslu serta tempat Ibadah di Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Meski ditetapkan sebagai zona hijau di Kabupaten Kapuas Hulu pencegahan penyebaran Covid-19 melalui penyemprotan desinfektan terus di sosialisasikan dan pembagian masker kepada pengungjung pasar dan pengguna jalan guna mencegah klaster baru

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi, mengatakan kegiatan ini merupakan management dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kapuas Hulu dengan melakukan secara edukatif terus menerus menosialisasikan kepada masyarakat dengan protokol kesehatan. “Ujarnya Kamis 3/12/2020

“Sasarannya yaitu tempat berkumpulnya keramaian karena masih banyak ditemui masyarakat tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak tingkat kepatuhannya tidak rendah. Namun kami terus sosialisasikan untuk kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan” Katanya

Kemudian secara rutin bersama-sama sinergitas dengan Satgas Covid-19 terus melakukan upaya preventif maunpun edukatif terhadap masyarakat

“Kami setiap pagi terus melakukan penyemprotan desenfektan di tempat-tempat yang berkerumunan masyarakat. Apalagi sudah memulai tahapan inti dari akhir pilkada terus di galakan, agar masyarakat terhindar dari penyebaran klaster baru Covid-19 di kabupaten Kapuas Hulu”

Menjelang Pilkada, Natal dan Tahun Polres Kapuas Hulu terus mendukung upaya kesadaran masyarakat dengan tegas sesuai instruksi maklumat kapolri, agar melakukan protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan upaya edukatif sosialisasi terus dilakukan bersama sinergitas TNI-Polri dan Satgas Covid-19 setiap hari terus dilakukan, ucapnya

Kabupaten Kapuas Hulu berbatasan dengan Malaysia di Serawak dan Kec. Badau kalau misalkan negara Malaysia 31 Desember 2020 masih menutup ataupun lockdown tetap bekerjasam dalam pengawasan masuknya warga Malaysia maupun imdonesia dengan melakukan verifikasi dan pendataan, terutama bekerja sama sinergis terhadap unsur-unsur stakeholder terkait diperbatasan. (HaDin)