Ungkap Kasus Pencabulan dalam Waktu Satu Bulan, Kasat Reskrim Dapat Penghargaan dari KPPAD Kalbar

Kapuas Hulu, BorneOneTV.com_Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu mendapatkan penghargaan dari Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar setelah ungkap tiga kasus pencabulan anak dibawah umur yang terjadj dalam kurun waktu satu bulan November 2020 lalu

Melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP F. Rando, S.IK mengatakan ada ketimpangan dari bulan sebelumnya dengan bulan November 2020 yang Satuan Reserse dan Kriminal sudah menangani tiga kasus yang notabene melibatkan anak dibawah umur yaitu kasus pencabulan ungkapnya kepada wartawan borneonetv, Kamis 3/12/2020

“Hanya kurun waktu satu bulan di November 2020 tigas kasus pencabulan sedang ditangani Polres Kapuas Hulu dibanding dari bulan sebelumnya hal ini sangat jarang terjadi” kata AKP F. Rando, S.IK

Kejadian terkhir kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi pada tanggal 30 November 2020 di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas hulu. Hingga saat ini pihaknya sudah melakukan penahanan terhadap tersangka beserta barang bukti yang sudah dikumpulkan dan selanjutnya, melengkapi administrasi penyidikan dan berkordinasi dengan Jaksa.

Dari sejumlah korban pencabulan rata-rata masih berusia dibawah 17 tahun. Kemudian antara korban dan pelaku tidak memiliki hubungan dekat atau kekeluargaan. Namun hanya sebatas ketemu diluar.

“Melihat korban hanya sendirian, sehingga pelaku dalam kesempatannya walaupun tidak ada niat namun ada kesempatan untuk melancarkan aksinya perbuatan pencabulan” katanya

Terakhir perbuatan pencabulan tersebut dilaporkan oleh keluarga korban. Kemudian pelaku diamankan dibawa ke Polsek Kecamatan Silat Hilir di Kabupaten Kapuas Hulu pada 30 November 2020

Dari tigas kasus pencabulan, tersangka berjumlah 3 orang, karena dominannya satu perkara melibatkan satu orang pelaku, tidak ada modus mengiming-imingi dalam pencabulan tersebut hanya saja pelaku melampiaskan nafsunya kepada korban, karena ada kesempatan untuk melancarkan aksinya, paparnya

Hingga saat ini kasus pencabulan anak dibawah umur masih dilakukan proses penyidikan dan kasus pertama tinggal melengkapi pemberkasan

Kemudiam ia, mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu khususnya kepada orang tua yang memiliki anak remaja agar lebih mengawasi anaknya agar tidak berkeliaran sendirian diluar rumah. Apalagi anak yanh usia menginjak remaja lahi senang senangnya bermain diluar, karena anak perempuan rentan mendapatkan perlakuan pelecehan dari orang yang ingin berniat jahat terhadap anak tersebut. Imbuanya

Atas perbuatannya tersangka pencabulan anak dibawah umur diterapkan Pasal 82 jo Pasal 76 E, undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 15 tahun. Pungkasnya (HaDin)

Editor: HaDin