Pembangunan Halte Dikabupaten sambas Perlu Kajian dan Evaluasi, Apa Jawaban Kadishub ?

Sambas, BorneOneTV.com- Proyek pembangunan Halte Dikabupaten sambas Perlu kajian dan evaluasi ulang, diduga tidak sesuai RAB, dan posisi Halte tidak sesuai pada tempatnya, sehingga menghambat Saluran Air, Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu, ( 5/ 12/ 2020).

Salah satu contoh Proyek pembangunan Halte Bus taxi Gedung Terminal Desa Pusaka, sumber dana DAU yang dikerjakan CV. SANG SAKA SEJATI dan CV. SUMBER BINA SEJATI dan ada beberapa halte lagi yang diduga tidak sesuai RAB, dan perlu dikaji , evaluasi ulang, pasalnya tiang halte hambat saluran air, posisi awal perencanaan dan pelaksanaan beda.

Proyek Halte sumber dana DAU, dengan Nilai kontrak Rp. 59. 527.000,00( lima puluh sembilan juta, lima ratus dua puluh tujuh ribu rupiah) yang dikerjakan CV. SANG SAKA SEJATI, diduga tidak sesuai RAB dan mengabaikan kajian lingkungan.

Dan Proyek Halte sumber dana DAU, dengan Nilai kontrak Rp. 59.650.000,00( lima puluh sembilan juta, enam ratus lima puluh ribu rupiah) yang dikerjakan CV. Sumber Bina Sejati, diduga tidak sesuai RAB dan mengabaikan kajian lingkungan.

Kepala Dishub Kabupaten Sambas, H. Indra Gunawan, menjelaskan, terkait proyek Halte ia tidak mengetahui nya, dan ia tidak bisa memberikan statement banyak, untuk lebih jelasnya, tanyakan kepada PPK nya, Kabid ataupun Kasinya, karena sudah dikuasakan semuanya kepada mereka, tutup Indra, Kamis, (3/ 12/ 2020). ( Dedi Anggara)

Editor: HaDin