Pengadaan Lahan Pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu Bermasalah

Pontianak, BorneOneTV.com_Pembangunan perkantoran dinas pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu menjadi polemik hingga saat ini, lantaran lahan tanah yang sudah dipersiapkan di area yang strategis oleh pemerintah Kabuapten Kapuas Hulu saat itu, menjadi masalah dalam pengadaan tanah

Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero, mengatakan. Saat ini masalah pengadaan tanah sudah naik satu Surat Keputusan Otorisasi (SKO) dalam tahapan proses peradilan dan terbukti pejabat saat itu dinyatakan bersalah, hingga sebagian dari mereka ada yang sedang menjalani hukuman dan ada yang sudah selesai. “Ujarnya Kepada wartawan borneonetv Rabu, (2/12/2020)

Lanjutnya, proses masalah pengadaan tanah pemerintah Kabupaten Kabupaten Kapuas Hulu saat itu sudah diproses. Pertama dinyatakan bersalah, kemudian proses banding di mahkamah ternyata pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menang dalam perkara pengadaan tanah

Ia, meminta penyelesaian perkara pengadaan tanah cepat diselesaikan apapun yang terjadi. Pihak pengadaan tanah pemerintah daerah sudah dinyatakan bersalah dalam prosedur. hal ini sidang perkara tanah baru selesai terhadap mereka yang melakukan penjualan tanah tersebut

“kita lihat untuk lingkungan komplek pemerintah daerah sudah disiapkan sekian luasnya, dibandingkan yang ada saat ini yang tidak terlalu strategis”

Rencana lokasi pembangunan untuk perkantoran dinas pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu dengan tanah seluas 21 hektare di Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu.

“Tujuan adanya pembangunan di Desa Pala Pulau tersebut untuk perluasan kota Putussibau, karena kota Putussibau saat ini kalau musim hujan tergenang air, jadi kita memang mencari tempat yang strategis dan tidak tergenang air jikalau musim hujan”

Diakhir jabatanya wakil bupati Kapuas Hulu berpesan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin sesuai hati nuraninya. Karena ada tiga pasangan calon Nupati dan Wakil Bupati di Kab Kapuas Hulu untuk bisa melihat kredibilitas, karakter, dan jati diri dari mereka untuk bisa menilai siapa pemimpin yang layak di Kabupaten Kapuas Hulu

Sebagai pemimpin daerah tidak gampang. Apalagi Kabupaten Kapuas Hulu baru mulai tumbuh karena daerah ini merupakan daerah paling ujung dikalbar dan sangat-sangat sulit dan jauh. Hingga saat ini dari segi infrastruktur, transportasi masih ada yang perlu di benahi. Ucapnya (HaDin)