Sekda Kalbar Buka Operasional Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sanggau

Sanggau, BorneOneTV.com_Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) A.L Leysandri, S.H. Membuka Operasional Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sanggau, Kamis (10/12).

Dalam upaya mewujudkan transformasi pelayanan publik ke arah yang lebih baik, Pemerintah Provinsi Kalbar senantiasa mendorong dan membina Kabupaten/Kota di Kalbar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan melakukan transformasi pelayanan publik secara digitalisasi dengan layanan yang bersinergi dan terintegrasi antara teknologi dengan kehidupan manusia sebagai sebuah pengejawantahan pengelolaan administrasi layanan pemerintahan yang modern dalam era digitalisasi dan persaingan dunia pada Era Society 5.0.

Sekda Kalbar A.L Leysandri, S.H. mengatakan perbaikan kualitas pelayanan publik tersebut tidak sekedar hanya untuk menciptakan iklim yang kondusif untuk investasi dan kemudahan berusaha, tetapi juga sebagai cerminan citra baik pemerintah dalam tata kelola pemerintahan yang baik guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dirinya juga menyampaikan bahwa tentunya sekarang percepatan untuk penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

“Jadi Mal Pelayanan Publik adalah salah satu bentuk komitmen Pemda Sanggau untuk memenuhi harapan Presiden bahwa sekarang ini pelayanan publik ini perlu disiapkan dengan baik, kecepatan-kecepatan orang berurusan itu harus disiapkan dengan baik dan kemudahannya,” ungkap Sekda Kalbar.

Inovasi yang dilakukan Daerah Kabupaten Sanggau memang akan diapresiasi dengan pemberian insentif daerah dan inilah salah satu pendorong sehingga mal pelayanan publik sanggau termasuk cukup tampil karena di Kalimantan Barat mal pelayanan publik ini baru terdapat di tiga Kabupaten/Kota di kalbar yaitu Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Sanggau dan ini penilaian dari Pemerintah Pusat.

“Harapannya pelayanan ini lebih dimaksimalkan lagi, jadi kalau bisa, Kalau bisa ya. Provinsi sudah ingin menerapkan tidak lagi orang urusan berhadapan dengan petugas supaya tidak ada nego-nego pungli, harus melalui hp atau digitalisasi sehingga nanti ketika mau di cek yang lain baru dia ketemu dan pembayaran langsung ke bank,” harapnya.

Masih kata mantan Sekda Kabupaten Sanggau, Kemudian tentu perangkatnya misalnya internet dan kalau masih manual tidak akan ada artinya.

“Mudah-mudahan sanggau bisa juga menampilkan beda, karena kemarin sanggau dapat Isentif Daerah dan ini diapresiasi oleh Gubernur bahwa sanggau sudah menjadi daerah ketiga dan harapan Gubernur 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar bisa seperti ini semua,” harapnya. (L4Y).