Wah Kajari Sanggau Terima Laporan Dugaan Korupsi di Beberapa OPD

Sanggau, BoneOneTV.com—Bertepatan dengan Hari anti korupsi sedunia (Harkordia) Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Tengku Firdaus menyatakan,telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi di beberapa satuan kerja atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sanggau. Hanya saja, Kajari belum menyebut nama OPD yang dilaporkan tersebut.

“Ada beberapa lagi aduan yang masuk ke kita yang coba kita cermati. Saya belum bisa ceritalah, karena progress-nya masih dalam bentuk penelaahan. Dan kita masih minta data, juga keterangan beberapa pihak,” kata Tengku, baru-baru ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dugaan korupsi di beberapa OPD tersebut masih dalam bentuk klarifikasi dan belum masuk ke tahap penyelidikan. Karena memang laporan tersebut masuk harus melewati mekanisme.

Kajari juga menjelaskan“Mekanismenya begini, begitu laporan itu masuk, kita panggil dulu pelapor. Kemudian bagaimana dengan data pendukungnya. Baru setelah itu bisa kita simpulkan apakah bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya atau tidak. Ada beberapa yang sudah kita mintai keterangan dan kita nilai ini layak untuk kita klarifikasi. Ada beberapa OPD,” beber Tengku.

Kajari memastikan, setiap masyarakat yang menyampaikan laporan terkait dugaan korupsi akan dilindungi oleh aparat penegak hukum. “Pelapor itu kita pastikan kita lindungi. Pelapor itukan ada haknya untuk dilindungi dan kita rahasiakan,” ujarnya.

Laporan tersebut, disampaikan Tengku, salah satunya terkait perkebunan tahun 2016 dan 2018. “Ini bukan terkait masalah tahun ya, masalah lahan dia. Kami berharap, kalau ada ASN yang kami undang untuk memberikan klarifikasi dan kami mintakan data, kami tolong dibantu,” ucapnya.

Dengan begitu, Kajari menambahkan, laporan yang masuk itu bisa dikroscek betul apa tidak. “Kami bekerja berdasarkan SOP secara propesional, transparan dan akuntabel. Jika ditemukan ada bukti awal, akan kami tingkatkan ke penyelidikkan, jika tidak ada, akan kami hentikan. Tetap mereka diminta kooperatif untuk datang memberikan data dan klarifikasi jika diundang, biar semuanya menjadi terang dan jelas,” pungkasnya.(Hery JB)