Sesepuh Alumni dan Mahasiswa IKPM Sum-Sel, Yogyakarta Bersatu Berjuang Menuntut Keadilan

Jogyakarta, BorneOneTV.com_ Dengan kerendahan hati sesepuh dan alumni serta mahasiswa ikpm sum sel bersatu. memperjuangkan aset asrama pondok masudji ( yayasan batang hari sembilan ). Di jln pontodewo No. Wirobrajan Yogyakarta.

Asrama pondok masudji ini berdiri sudah sejak tahun 1950-an. Yang dihuni oleh para pelajar dan mahasiswa, turun menurun, Setiap tahunnya. Selalu taat membayar pajak sebagai mana mestinya warga negara Indonesia. Namun kini asrama tersebut diklaim orang lain yang mengatasnamakan pemilik lahan yayasan tersebut.

Tak terima dengan hal tersebut kini para sesepuh dan alumni serta mahasiswa IKPM Sum-Sel, 17 komisariat bersatu memperjuangan aset tersebut, hingga jangan sampai jatuh ke tangan orang yang tak bertanggung jawab.

Menurut beberapa sesepuh yang pernah tinggal di asrama itu, kok tega orang berbuat penyerobotan lahan itu. Tak sampai di sana saja para mahasiswa ini selalu dapat intimidasi dari tim bayaran mafia tanah itu, pagi hari Jumat 4 Desember 2020 pondok masudji didatangi oleh sekitar 200 massa entah dari mana saja. ingin membongkar dan mendufuki lahan tersebut, kini sebagaian asram itu rusak akibat ulah orang yang bertanggung jawab.

Pengerusakan di lakukan mereka. Ini yang ke 3 kalinya, yang pertama terjadi pada tanggal 23 Maret serta 22 April 2020 serta yang baru ini pada tanggal 4 Desember 2020. Lalu, Kini sebagian besar mahasiswa penghuni asrama itu memilih untuk bertahan melawan keadilan yang tergabung dalam IKPM Sum-Sel

Yogyakarta, demi untuk mempertahankan tempat tinggal mereka, sesepuh dan alumni serta mahasiswa bersatu untuk memperjuangkan keadilan, karena saat ini area itu dalam proses hukum, status jual beli yang hingga saat ini belum ada keputusan dari PN

Kini seluruh warga Jogja ikut berpartisipasi aktif dalam upaya mempertahankan asrama tersebut, agar tak jatuh ke tangan mafia tanah. Yang mau aset lokasi itu, kejanggalan inilah yang membuat para sesepuh nekad langsung turun tangan untuk saling membahu membantu perjuangan dari para mahasiswa. Dari generasi ke generasi, Namun saat ini muncul adanya sertifikat pada tahun 2015. Membuat aneh dan janggal dalam benak mereka.

Bersatunya tim lawyer alumni Jogja di bawah Ramdhon Naning. SH, Mas, Mm. Berjuang untuk menempuh jalur hukum. Agar aset tersebut tak di salah gunakan. (rilis/tim)