Bupati Kubu Raya : MABT Harus Jadi Perekat Persatuan di Kubu Raya

Kubu Raya, BorneOneTV.com_Bupati Kubu Raya H Muda Mahendrawan berharap Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kubu Raya harus menjadi Perekat Persatuan di Kubu Raya, dan Provinsi Kalbar pada umumnya.

“Kami berharap, MABT Kubu Raya harus menjadi perekat persatuan,” harap H Muda Mahendrawan, Sabtu (12/12), saat menghadiri Pekantikan Pengurus DPD MABT Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Dikatakannya, pelantikan Pengurus DPD MABT Kubu Raya ini menjadi titik awal bagi pengurus untuk memulai tanggung jawab.

“Kita yakin, semua pengurus yang dilantik ini menjalankan amanah dan bertanggung. jawab,” jelasnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan juga mengapresiasi dan merasa bahagia serta bangga karena MABT ini dibentuk, bertujuan mengurus dan memperjuangkan untuk membahagiakan rakyat dan membahagiakan generasi kita. Semua itu tujuanya sama dengan apa yang diperjuangkan dan diurus pemerintah Kubu Raya saat ini.

“MABT ini dibentuk dan dipimpin Paulus Andy Mursalim telah dipercaya dan diberi tanggung jawab. Saya tidak pernah katakan tugas, tapi tanggung jawab dan di Kubu Raya sendiri saya tidak pernah mengeluarkan kalimat atau kata-kata tugas, karena tugas itu seolah-olah harus diperintah dan ditekan dulu baru dijalankan dan hanya karena itu baru menjalankan sesuatu. Tapi kalau tanggung jawab maka, pak Kian dan kepengurusan MABT serta siapapun kita maka akan sendirinya bergerak karena adanya rasa tanggung jawab kepada masyarakat, daerah, bangsa dan generasi kita”, ujarnya.

Disamping itu, dirinya juga mengajak DPD MABT Kubu Raya untuk dapat membangun sinergi dengan Pemkab Kubu Raya agar Program yang dicanangkan oleh Pemerintah khususnya Pemkab Kubu Raya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tionghoa.

“Kita harus bisa hadir dan memberikan rasa tenang untuk semuanya. Makanya, di Kubu Raya, semua etnis kita libatkan,” ujarnya.

Dirinya juga yakin, MABT ini bukan hanya sekedar organisasi gagah-gagahan, tapi saya yakin semua pengurus MABT ini bergerak dari panggilan nurani.

Kubu Raya memiliki heterogen yang luar biasa. Kaya akan adat istiadat dan budaya yang masih terjaga dengan baik dan sejarah di Kubu Raya.

“Alhamdulillah, kita syukuri karena tidak pernah menjadi sumber konflik antar etnis yang ada. Bahkan Kubu Raya ini sejarahnya berkali-kali menjadi perekat pada konflik yang pernah terjadi di Kalbar”, ceritanya.

Pengurus DPD MABT Kubu Raya Periode 2020-2025 dilantik oleh Ketua DPP MABT Kalbar Paulus Andy Mursalim.

Ketua DPP MABT Kalbar Paulus Andy Mursalim mengatakan, bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai kebudayaan.

“Jangan selesai dilantik, Pengurus DPD MABT Kubu Raya sudah tidak berkabar,” ingat Paulus Andy Mursalim, usai Melantik Pengurus DPD MABT Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Tugas DPP untuk membentuk DPD MABT Kubu Raya harus dapat bersinergi antar sesama manusia, antara sesama agama, dan antar etnis, karena kita hidup selalu berdampingan.

“Kita etnis Tionghoa harus bersyukur, karena kita dapat menjalankan amanah ini untuk mengurus adat dan budaya Tionghoa,” ucapnya.

Politisi PDIP Kalbar juga berkeyakinan, apabila tugas dan tanggung jawab ini dijalankan dengan sungguh-sungguh dan iklas dalam menjalankan organisasi budaya ini, saya yakin, organisasi budaya ini akan maju dan berkembang.

Anggota DPRD Kalbar juga meminta kepada Pengurus DPD MABT Kubu Raya yang baru saja dilantik untuk mengaktifkan diri untuk mengabdi, karena ini adalah organisasi budaya.

“Mari kita membantu pemerintah. Apapun program pemerintah, kita harus bantu semampu kita,” pesannya.

Ketua Dewan Pembina DPP MABT Kalbar, Santyoso Tio, SH, MH menyampaikan selamat kepada Pengurus DPD MABT Kubu Raya yang baru saja dilantik.

“Saya memberikan apresiasi, di Kubu Raya, Generasi mudanya masih mau mengemban tugas untuk mengembankan budaya Tionghoa itu sendiri,” ucap Santyoso Tio, saat menyampaikan sambutannya.

Dikatakannya, keberadaan MABT di Indonesia saat ini sudah sangat baik dan diakui serta mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

Yang mana warga Tionghoa mendapatkan tanah hibah dari pemerintah pusat yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang sudah dibangun sebagai Taman Budaya Tionghua (TBT).

Dengan dibangunya TBT itu, warga Tionghoa boleh berbangga kerana telah memiliki taman budaya seperti etnis-etnis yang lainnya di Indonesia.

“Jadi, keberadaan kita sudah disamakan dengan etnis-etnis lainnya di Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, para pemuda etnis Tionghoa agar tidak ragu lagi akan keberadaan etnis Tionghoa di negeri ini. Jika ada orang yang mengatakan etnis Tionghoa tidak ada apa-apa dan belum diakui pemerintah, maka orang itu belum mengetahui sejarahnya.

“Jadi tidak perlu kita memperdebatkan dan meladaninya. Kerana dalam sejarah perjuangan bangsa, warga Tionghoa juga turut andil untuk memerdekakan bangsa Indonesia ini”, ujarnya.

Ketua DPD MABT Kubu Raya, Martin Tjong menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaannya untuk memimpin DPD MABT Kubu Raya Periode 2020-2025.

“Saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta akan melaksanakan Program kerja MABT untuk memajukan adat dan budaya di Kubu Raya,” ucap Martin Tjong.

Kemudian, dirinya juga memohon dukungan semua pihak untuk bersama-sama dalam memajukan MABT ini kearah yang lebih baik lagi.

“Tanpa dukungan semua pihak, kami tidak bisa menjalankan organisasi budaya ini dengan baik,” ajaknya.

Susunan Dewan Pengurus Pimpinan Daerah MABT Kubu Raya Masa Bakti 2020-2025
Dewan Pembina : Yo Nguan Cua dan Kwee Lay Hok. Dewan Penyantun : Phe Kie Sia,
Phui Nyiat Djun dan Lie Kong Fong.

Dewan Kehormatan : The Tuan Hui, Lim Tau Hong dan Hamdan,S.Th,MA. Dewan Penasehat : Drs.Yohanes Tjhin Cun Fa, Tham Nyiat Choi, Chang Tun Liong dan Ma Min Fie.

Dewan Pengawas : Tan Teng Khun dan Tjiu Kok Khiang. Dewan Pakar : Yo Seng Huat dan Jap Mui Sia.

Dewan Pengurus :
Ketua : Martin Tjong/ Kong Khian.

Ketua Bidang : Tradisi & Adat Istiadat Bong Ciap Jung, Anggota : Hiu Jat Fong, Mukiran Rudyanto, Tjhai Mui Fen dan Tjhia Nen Phin.
Seni & Budaya : Rudy Leonard/Liau Lip Tie, Oktavianus, Deo Andrean.

Pendidikan : Suryadi/Bong Jun Fung dan Tju Khie Thuan. Kesehatan : Hang Kheng Halim dan Dr. Robert Okta. C. Lingkungan & Pariwisata : Sri Hartati, Candra.H/Lim Khin Phin dan Edi Prasetio/Cung Hie Kim.

Investasi & Perdagangan : Jong Nyit Sin.
UMKM & Ekonomi Kreatif : Johan/Tan Cun Han, Chong Nyian Hian/Aphin dan Edy Djunaidi/Ajoi. Riset, Penelitian & Pengembangan : Cho Neng, Alisa dan Lo Chiang Seng.

10. Pelatihan & Pengembangan SDM : Hajono/Bong Lip Khoi, Tjhua Im Kheng, Marianto/Cung Ci Meu dan Chin Fab On.
Lingkungan Hidup & SDA : Nurhakim/Heng Kheng Cua, Herkulanus, Sudiyanto/Apheng, Wendy/Awen dan Candra/Lai Sun Heng.

Organisasi & Kelembagaan : AB.Malik/Tjong Juk Khian. Hukum & Advokasi : Raka Dwi Permana. Digitalisasi & Teknologi : Tjhin Hon Bun dan Hendi Catur. P. Komunikasi & Informasi : Sang Hua/Hua Lim, Herman/Ng Djan Po/Aliong, Dodiansyah/Then Fu Choi, Lim Tek Long dan Tio Ui Lin. Sosial & Kemasyarakatan : Tai Ket Phen, Deni Lo/Hiu Kim Liung, Chin Cen Kong, David. S/Tjong Mau Chiang., Cung Ket Long= Lai Tiam Fo/Bu Nyin dan Phang Min Fo
17. PP, PA & KB : Dewi Sandrawati, Ratna Phua, Susantidan Suryati.

18. Kepemudaan & Olahraga : Edi Sucipto/Cen Jun Liong, Fam Ju Fong, Bong Khun Fo/Toni Bun, Tjin Djun Min dan Hansen Huang.
Sarana & Prasarana : Bui Nen, Lie Kie, Liu Mui Lan dan Lina.

Sekretaris : Tjhin Suharno/Akuang. Sekretaris. I : Harianto/Tan Cun Liang.
Bendahara Ricky/Tjong Fie. Bendahara. I =
Rival Steven/Liu Jan Fie. (L4Y).