Kadis Sosial Prov Kalbar : Meresmikan Aula Sehati Antong Ngelayan, dan Berikan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas

Pontianak, BorneOneTV.com_Kepada Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat ditugaskan oleh Gubernur Kalimantan Barat untuk meresmikan Aula terbuka Sehati , Antong Ngelayan (Pusat Pelayanan) Serta meninjau pembangunan Toilet dan tempat Wudhu di Mesjid Hidayah Tusshalihin Kabupaten Sanggau, Kamis 17/12/2020

Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, Kepala Dinas Sosial Sanggau, Aloysius, Ketua PKK dan Bunda PAUD, Ketua GOW dan Ketua DWP Kab.Sanggau, Ketua Forum Sabang Merah dan Forum Setompak Permai, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.

Kadis Sosial Prov Kalbar Golda M.Purba menyampaikan Program Keserasian Sosial merupakan salah satu program Kemensos RI dalam penanganan Konflik, mewujudkan semangat gotong royong dan menciptakan tatanan keserasian Sosial yang harmonis. Ucapnya, Dalam sambutannya

Dilanjutkan Wakil Bupati Yohanes Ontot, M.Si dengan Ucapan terima kasihnya kepada Kementerian Sosial R.I, dan kepada Gubernur Kalbar H.Sutarmidji, SH, M.Hum serta kepada Dinas Sosial Prov Kalbar atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Sanggau.

Bantuan Keserasian Sosial di Sanggau Tahun 2020 ada 2 yaitu pembangunan Aula Terbuka Sehati dan pembuatan tempat Wudhu dan Toilet di Mesjid Hidayah Tusshalihin. menirutnya keberadaan masjid sangat strategis dan terletak di pinggir Jalan raya serta dapat dipergunakan oleh penduduk setempat dan orang banyak yang kebetulan melintas, Ujarnya

Kemudian penerima bantuan sosial berbasis masyarakat diwakili oleh Forum Sabang Merah di Bunut serta Forum Setompak Permai yang berlokasi di Kelurahan Sungai Sengkuang, Kabupaten Sanggau.

Harapan ke depannya, peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah konflik sosial dan menjadi salah satu pilar terdepan dalam penanggulangan konflik sosial

Dalam kesempatan ditempat yang sama Kadis Sosial Prov Kalbar Golda M.Purba, SP,SH, MH. menyerahkan bantuan 1 unit Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas Fransiskus Hendrosius, sebagai rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional yang baru saja diperingati melalui video conference.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menerapkan Protokol kesehatan yang ketat dengan 3 M (mencuci tangan memakai masker dan menjaga jarak aman) tutupnya (HaDin)