Ditinggal Pekerja saat Pengeringan Kelapa di Dalam Oven, PT Sumber Karunia Dilahap Api

Mempawah, BorneOneTv.com – Oven kelapa di pabrik pengolahan minyak kelapa milik PT Sumber Karunia, yang berada di Jalan Swadaya, RT 006 RW 009 Dusun Nelayan, Desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong dilahap si jago merah, Senin (21/12/2020) sekira pukul 18.00 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Puar Humas Susworo Putu Sastro mengatakan, bahwa pertama kali kejadian ini diketahui oleh warga sekitar perusahaan tersebut.

“Melihat kejadian itu lalu warga menelfon pemimpin perushaan yakni Bapak Apu. Mendapar informasi itu, Bapak Apu langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran,” ujarnya.

Berselang 15 menit, atau sekira pukul 18.15 WIB, mobil pemadam kebakaran sebanyak 7 unit pun tiba dilokasi kejadian. Pemadam kebakaran pun berjibaku untuk menjinakan api yang sudah tampak membesar.

“Sekitar pukul 18.45 WIB api dapat dipadamkan. Selama peristiwa kebakaran serta dilakukan pemadanan ole situasi berjalan dengan aman terkendali,” terangnya.

Dijelaskan Woro, diduga api berasal dari kelapa yang dikeringkan di dalam oven terlalu lama dan lupa dikontrol oleh pekerja, sehingga menyebabkan kebakaran tersebut. Menurut keterangan pempinan perusahan, kelapa kering yang terbakar berjumlah sekitar 5 ton.

“Pada saat peristiwa kebakaran pabrik dalam keadaan ditinggal oleh pekerja, sehingga menyebabkan api cepat membesar dan membakar semua Kelapa yang terdapat di dalam oven tersebut. Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun kerugian ditaksir sekitar Rp 5 juta,” jelasnya.

Woro pun mengimbau, agar dilakukan koordinasi terhadap pihak perusahaan supaya selalu mengingatkan karyawannya apabila sedang mengeringkan kelapa di dalam oven untuk tidak ditiinggal.

“Tentunya selalu dilakukan pengontrolan sehingga peristiwa kebakaran tidak terulang kembali. Bhabinkamtibmas diminta agar dapat melalukan pembinaan terhadap pemilik dan pekerja pada perusahaan tersebut mengenai bahayanya proses pengeringan kelapa didalam oven dan agar slalu dilalukan kontrol serta tidak ditinggal,” pungkasnyam (pul)