Progres Pembangunan Pelabuhan Kijing Capai 80 Persen, Ditargetkan Maret 2021 Rampung

Mempawah, BorneOneTv.com – Meski di tengah pandemi Covid-19, pembanguan Pelabauhan Internasional Kijing terus dilakukan. Saat ini fisik pembanguan diketahui sudah mencapai 80 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Kadishub LH) Kabupaten Mempawah, Suharjo Lie. Dirinya menjelaskan saat ini progres pelabuhan Kijing dalam tahap pembangunan on the track.

“Masih ada sekitar 20 persen lagi tahap pembangunan. Kita targetkan Bulan Maret 2021 selesai semua,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/12/2020).

Suharjo menjelaskan, bahwa pekerja di sana (pelabuhan kijing) juga sudah mengikuti aturan protokol kesehatan, dimana para pekerja sebelumnya dilakukan pengecekan dulu, apabila ada gejala maka akan dilakukan karantina oleh pihak perusahaan.

“Ada Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya. Para pekerja wajib melakukan tes Covid dulu saat pertama datang bekerja. Kalau misalkan mereka tidak ada gejala atau dalam keadaan baik, maka bisa langsung bekerja,” terangnya.

Dijelaskannya pula, meski pembangunan belum rampung semua, namun sudah ada aktifitas di sana. Yakni dari Perusahaan Energi Unggul Persada (anak dari PT Wilmar).

“Di sana sudah ada kegiatan bongkar muat CPO dari perushaan Energi Unggul Persada. Selain itu belum ada. Mungkin nanti setelah rampung semua baru aktifitas di sana akan banyak,” terangnya.

Hambatan yang berarti dalam pembangunan sejauh ini dikatakan Suharjo tidak ada. Hanya saja memang pengerjaannya harus kejar target supaya dapat rampung pada Maret 2021 mendatang.

“Ya mudahan semua dapat terealisasi sesuai rencana yang kita harapkan. Andaikan nanti rampung, maka direncanakan juga Pak Presiden Jokowi yang akan meresmikannya. Mudahan ini juga terwujud,” harapnya.

Pelabuhan Kijing ini pula diyakini Suharjo akan menjadi icon Proyek strategis Nasional (PSN) di Kalimantan Barat. Sebab skalnya internasional, apalagi telah menelan biaya yang cukup besar dalam pembangunannya.

“Pelabuhan ini juga akan dapat mengungkit perekonomian di Kalimantan Barat ke depannya. Paling tidak dengaan beroperasinya pelabuhan kijing ini harga barang-barang kita bisa bersaing dengan barang dari luar,” pungkasnya. (pul)