Mantan Danrem 101/Antasari Ditunjuk Presiden Jadi Wamenhan RI

Pontianak, BorneOneTV.com_Mantan Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 101/Antasari Kodam VI/Mulawarman Tahun 2012-2013, Letjen TNI Muhammad Herindra ditunjuk Presiden RI Ir H Joko Widodo menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan).

Pati TNI-AD, peraih penghargaan Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama Akademi Militer 1987 yang berpengalaman di bidang infanteri itu akan dilantik sebagai wakil menteri pertahanan (wamenhan) menyusul reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo.

Letjen TNI Muhammad Herindra menggantikan Sakti Wahyu Trenggono yang ditunjuk sebagai menteri Kelautan dan Perikanan.

Letjen TNI Muhammad Herindra Lahir di Magelang, 30 November 1964, Herindra menempuh pendidikan Akademi Militer selepas SMA. Rekan satu angkatannya antara lain KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Herindra lulus dengan status terbaik. Karena itu dia diganjar penghargaan Adhi Makayasa. Dia juga sekaligus meraih Tri Sakti Wiratama, penghargaan sebagai lulusan terbaik yang diberikan di akhir pendidikan.

Karier militer Herindra banyak dihabiskan di Korps Baret Merah alias Kopassus. Di pasukan elite TNI tersebut, dia bahkan pernah menduduki jabatan Komandan Satgultor 81, unit paling hebat di Kopassus.

Unit ini diciptakan Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, kini Menko Kemaritiman dan Investasi. Profil Muhammad Herindra juga diwarnai sederet jabatan yang pernah dia emban antara lain Komandan Batalyon 52 Grup 5 Kopassus, Komandan Kodim 0303/Bengkalis, Wakil Komandan Resimen Taruna Akmil hingga Danrem 101/Antasari.

Kariernya terus menanjak. Saat menyandang pangkat bintang satu, Herindra dipercaya sebagai wadanjen Kopassus. Selanjutnya dia dipromosikan sebagai Kasdam III/Siliwangi.

Tak berselang lama, dia kembali pulang ke Cijantung. Herindra dipromosikan sebagai Danjen Kopasssus. Menjabat orang nomor satu di Korps Baret Merah menjadi pondasi jabatan strategis lainnya.

Terbukti, Herindra kemudian dipromosikan sebagai Pangdam III/Siliwangi. Suami dari drg Eka Diyah Rusyati ini selanjutnya bertugas di Mabes TNI, mulai dari Perwia Staf Ahli Panglima TNI, dan dipromosikan sebagai Irjen TNI Selama dua tahun di posisi tersebut, Herindra didapuk sebagai Kasum TNI menggantikan Letjen TNI Joni Supriyanto.

Berbagai operasi tempur dan penugasan juga pernah dijalaninya. Belum lama ini, Herindra sempat melepas 1.090 pasukan perdamaian Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL di Mabes TNI Cilangkap.

Dengan penunjukkannya sebagai Wamenhan, orang nomor satu dan dua Kemhan akan diisi lulusan Kopassus. Seperti diketahui, Menhan Prabowo Subianto juga eks Danjen Kopassus.

Profil Muhammad Herindra
Letnan Dua-Kapten
Pa Org Lat Sima Grup II, Komandan Peleton di Grup 1/Para Komando, Komandan Unit 2 di Grup 1/Para Komando, Komandan Subtim 1 di Sat-81/Gultor dan Komandan Tim 1 di Sat-81/Gultor.

Mayor
Komandan Resimen 62 Yon 32 di Grup 3/Sandhi Yudha, Perwira Seksi 2 Yon 2/1/Grup 2 Kopassus, Kepala Urusan Latihan Khussus Staf Operasi Kopassus, Perwira Pelatih Sat-81/Gultor.

Letnan Kolonel
Komandan Detasemen Bannik Grup 5 Kopassus, Komandan Batalyon 52 Grup 5 Kopassus, Komandan Batalyon Bantuan Sat-81/Gultor, Perwira Pembantu Madya Pengamanan Staf Intelijen Kodam I/Bukit Barisan, Komandan Kodim 0303/Bengkalis dan Wakil Komandan Resimen Taruna Akmil.

Kolonel
Asintel Danjen Kopassus (2008), Asintel Kasdam Jaya (2009), Direktur Penelitian dan Pengembangan (Dirbinlitbang) Pusintelad, Pamen Denma Mabesad (Dik LN), Koorspri KSAD dan Danrem 101/Antasari (2012-2013).

Brigjen
Wadanjen Kopassus (2013–2014), Kasdam III/Siliwangi (2015).

Mayjen
Danjen Kopassus (2015-2016), Pangdam III/Siliwangi (2016-2017), Pa Sahli Tk III Bid. Hubint Panglima TNI (2017-2018).

Letjen
Irjen TNI (2018 – 2020),Kasum TNI (2020) dan Wamenhan RI. (L4Y).