Rupinus Cek Tempat Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Dinkes Sekadau

Sekadau, BorneOneTV.com_Bupati Sekadau Rupinus didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, Henry Alpius dan Plt Kasat Pol PP Sekadau, cek tempat penyimpanan Vaksin Covid-19 dan Logistik Pendukung,

“Saat ini vaksin sinovac memang sudah sampai di ibukota Provinsi Kalbar, namun dalam pendistribusiannya ke 14 Kabupaten/kota masih menunggu izin edar dan BPOM”. Kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, Henry Alpius saat mengecek tempat vaksin di komplek Dinkes Sekadau, Jumat (8/1)

Adapun Tugas Kabupaten/kota mempersiapkan rantai dingin dan melaksanakan vaksinasi yang direncakan akan dilaksanakan serentak pada 15 Januari 2021 untuk tahap pertama.

“Untuk Kabupaten Sekadau, direncanakan akan ada 352 nakes dan 479 dosis yang akan di dapatkan pada pendistribusian tahap pertama”. Pungkas Plt Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, Henry Alpius

“Sebetulnya kita mendaftarkan 990 nakes, namun tahap pertama hanya mendapatkan kuota untuk 352 nakes, itupun data yang ditentukan oleh komite penanganan Covid-19 nasional, melalui sistem data sumberdaya kesehatan yang kita input. Termasuk riwayat kesehatan, keberadaan dan nomor yang bisa dihubungi. Jadi bukan kita yang menentukan,” jelas Henry.

Lebih lanjut Plt Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, Henry Alpius memjelaskan nantinya dalam pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan di 12 Puskesmas dan 1 RSUD se-Kabupaten Sekadau.

“Waktu pelaksanaan vaksin, nakes yang sudah terdaftar juga akan mendapatkan nomor, sehingga mereka membawa e-tiket masing-masing”. Terangnya

Sementara itu, Henry memastikan untuk saat ini, rantai dingin sudah dipersiapkan dan pihaknya sedang berkoordinasi terkait distribusi ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terutama pengamanan jalur distribusi.

Mengingat di Kabupaten Sekadau terdapat sejumlah wilayah yang memiliki akses yang cukup sulit dijangkau seperti kecamatan Belitang Hulu.

Sedangkan untuk tempat penyimpanan vaksin sinovac, Henry menyebut saat ini sudah ada 5 tempat penyimpanan dengan masing-masing kapasitas maksimal 300 vial.

“Jadi 1000 dosis masih bisa, dan yang disiapkan saat ini ada 3 tempat karena baru kedatangan 479 dosis dan itu harus selesai diberikan dalam waktu 2 hari,”ungkapnya.

Terkait pejabat daerah yang akan menerima vaksin, Ia menuturkan juga sudah diusulkan dengan memastikan riwayat kesehatan yang bersangkutan.

Adapun pejabat daerah yang sudah diusulkan meliputi kepala daerah, sekretaris daerah dan Kepala Dinas Kesehatan, Forkompimda dan tokoh masyarakat. (Krisantus)