Sekda Kalbar Hadiri Pencanangan Gerakan Donor Plasma Konvalesen

Pontianak, BorneOneTV.com_Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Prov. Kalbar), A.L Leysandri, S.H., didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dr. Harisson, M. Kes menghadiri Pencanangan Gerakan Donor Plasma Konvalesen oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C) K.H Ma’aruf Amin secara virtual di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Senin (18/1).

Pencanganan ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi menjadi Pendonor Plasma Konvalesen sebagai upaya meningkatkan kesembuhan dan menurunkan angka kematian penderita Covid-19 serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat.

Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C) K.H Ma’aruf Amin, Transfusi plasma Konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bergejala berat dan kritis. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pada pasien Covid-19.

Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dan rasa solidaritas yang tinggi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya tersebut.

“Dalam kondisi seperti sekarang ini, solidaritas yang tinggi sangat diperlukan di masyarakat. “Khoirunnas anfa’uhum linnas”, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Saya mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu dan tolong menolong sesama sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” imbau K.H. Ma’ruf Amin pada Pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen melalui konferensi video di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.

Dikatakannya, transfusi plasma konvalesen merupakan metode yang dilakukan dengan mendonorkan antibodi SARS-Cov-2 yang terbentuk secara alami dalam tubuh para penyintas Covid-19.

“Terapi plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 sudah dilakukan di Tiongkok, Argentina dan Amerika Serikat. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada Agustus 2020 juga sudah mengizinkan penggunaan plasma konvalesen sebagai salah satu terapi bagi penderita Covid-19. Hasil penelitian maupun praktik penggunaan plasma konvalesen di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan Kementerian Kesehatan, serta beberapa Rumah Sakit utama di Jakarta, Yogyakarta dan Malang juga menunjukkan efikasi yang tinggi, yaitu antara 60% – 90%,” tambah Wapres. (L4Y).