Dua Tersangka Korupsi 74 Proyek Fiktif di Bengkayang Berhasil Ditangkap

Kejati Kalbar, saat melakukan Konfrensi pers terkait penangkapan tersangka proyek fiktif Bengkayang. (Dodi Rahman)

Pontianak, BorneOneTv.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat berhasil menangkap dua tersangka berinisial SR dan MY yang terlibat dalam kasus korupsi 74 proyek fiktif di kabupaten Bengkayang tahun 2018 yang melibatkan pihak Bank Kalbar.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Dr. Masyhudi, SH.,MH dalam keterangan pers di Kantor Kejati Kalbar, Selasa (02/2/2021) mengatakan, kasus kurupsi yang melibatkan melibatkan pihak bank Kalbar merupakan proyek fiktif yang terbagi dalam 74 paket pekerjaan dengan melibatkan 31 rekanan perusahaan.

“Kedua tersangka SR dan MY ditangkap atas keterlibatannya dalam proses pembuatan sejumlah dokumen fiktif surat perjanjian kontrak kerja dari Dinas Sosial Kabupaten Bengkayang yang dijadikan agunan kredit di Bank,”terangnya.

Lanjut kata Kajati Kalbar, Dr. Masyhudi, SH.,MH, kedua tersangka SR dan MY akan dilakukan penahanan Rutan (Rumah Tahanan) di Pontianak untuk mempercepat proses pemeriksaan dan selanjutnya akan segera dilakukan pemberkasan, agar perkaranya bisa segera diserahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) di Pontianak.

“Dan kedua tersangka SR dan MY akan dijerat pasal 2 ayat 1 junto pasal 3 Jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999, dengan ancaman minimal 1 sampai 4 tahun penjara, serta maksimalnya 20 tahun penjara,” ucapnya. (*)

Penulis : Dodi Rahman