Polres Kubu Raya Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Madu Sari

Tersangka saat diamankan di Polres Kubu Raya. (Foto : Humas Polres Kubu Raya)

Kubu Raya, BorneOneTv.com – Kasus pembunuhan Mahriyah, yang berprofesi sebagai pedagang sayur di Madu Sari, Kubu Raya pada hari Minggu (7/2), akhirnya menemukan titik terang.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana.,S.I.K.,M.H mengungkapakan bahwa, korban Mahriyah dibunuh oleh SN (67) yang merupakan sepupu dari korban.

Bacaan Lainnya

“Dan terungkapnya kasus pembunuhan Mahriyah berawal dari kecurigaan pihak keluarga pada korban Mahriyah yang pada hari Minggu (7/2) pergi berjualan sayur dari pukul 06.00 pagi, namun hingga pukul 09.00 WIB belum juga pulang. Pihak keluarga korban akhirnya berinisiatif untuk melakukan pencarian dan menemukan korban berada disemak-semak dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” terang Kapolres Kubu Raya kepada awak media pada press release, Rabu (10/2) sore.

Menurut AKBP Yani Permana menjelaskan, motif pembunuhan dilatar belakangi masalah hutang piutang antara korban Mahriyah dan pelaku SN, dimana 4 (empat) tahun yang lalu, pelaku SN (67) mempunyai hutang piutang kepada korban Mahriyah.

“Pelaku SN yang merasa sakit hati atas ucapan korban saat melakukan penagihan, lalu merencanakan pembunuhan terhadap korban Mahriyah pada hari Minggu,(7/2),” jelas Kapolres Kubu Raya.

Dari hasil pengungkapan ini pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti yang digunakan untuk eksekusi terhadap korban, yakni berupa 1 (satu) parang, 1 Satu Buah kampak, dan beberapa barang lain, seperti sepeda, baju, topi, serta sepatu milik korban dan pelaku, yang digunakan oleh pelaku maupun korban,”terang Kapolres Kubu Raya.

Atas perbuatannya, pelaku SN akan dikenakan Pasal 340 KHUP atau Pasal 338, karena diduga melakukan pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun” jelas AKBP Yani Permana.

Saat ini pelaku SN beserta sejumlah barang bukti sudah diamankan di Polres Kubu Raya.

Penulis : (Humas Polres Kuburaya)

Editor : Dodi Rahman