Kendalikan Ledakan Penduduk, Pemkab Sambas Launching Ujicoba Pelayanan KB MKJP

Sambas, BorneOneTV.com– Pemerintah Kabupaten Sambas melakukan ujicoba pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Peluncuran progam tersebut di hadiri Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Di aula Kantor Bupati Sambas, Selasa (16/ 2/ 2021).

Launching Uji Coba Pelayanan KB MKJP fasilitasi Dak BOKB tahun 2021 dalam rangka menjaga keseimbangan laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan penduduk yang berkualitas. pemerintah mencanangkan
program bangga kencana atau pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana yakni perubahan strategi penggarapan program, yang dulunya difokuskan pada masalah
kependudukan dan keluarga berencana, kini lebih fokus pada pembangunan keluarga.

Semua ini merupakan wadah sinergitas antara pemerintah daerah dan lintas sektor guna berkoordinasi secara baik dan berkesinambungan dalam manajemen pelayanan KB.

Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, berharap, dengan diluncurkannya program KB MKJP ini, menjawab tantangan pelayanan KB. Seperti yang dikemukakan Bupati, pelayanan KB berhadapan dengan kondisi belum optimalnya ketersedian, keterjangkauan dan kualitas pelayanan KB itu sendiri. “Dengan peluncuran ujicoba ini, kita berharap terdapat perubahan yang signifikan dalam pelayanan KB di Kabupaten Sambas dan dapat langsung menyentuh sasaran, ungkap Atbah.

Uray Hendi Wijaya, SKM., MPH, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kab Sambas, menambahkan, di Kabupaten Sambas angka pemakaian kontrasepsi atau contraceptive prevalance rate tiga tahun terakhir sudah melebih dari target nasional. Dicontohkan Kadis, tahun 2020, target nasional adalah 61,78 persen, target provinsi kalbar 66,65 persen dan capaian kabupaten sambas sebesar 71,4 persen. Ungkap nya.

Ini menunjukkan capaian CPR atau angka pemakaian kontrasepsi sambas sudah melebihi target
nasional dan provinsi di tahun 2020, Tambah Hendi.

Sedangkan capaian kesertaan ber-KB metode kontrasepsi jangka panjang atau MKJP di Kab Sambas, dilihat dari tren tiga tahun terakhir, juga menunjukkan hasil yang cukup baik.

trending 3 tahun terakhir selalu meningkat hasil capaiannya walaupun masih
dibawah target nasional. Target nasional di Tahun 2020 adalah 25,11 persen, target provinsi kalbar 21,9 persen, dan pencapaian kabupaten sambas baru berkisar diangka 14,19 persen, jelas hendy

Kondisi pandemi juga berpengaruh pada peserta KB Aktif Di Kab Sambas, masih didominasi kontrasepsi jangka pendek. Kita terus masifkan edukasi dan
informasi kepada pasangan usia subur terkait kontrasepsi jangka panjang,
Metode kontrasepsi jangka panjang Tahun 2021 Di Kab Sambas, sasaran Akseptor.

Mencapai 2.704 orang terdiri dari IUD atau implant 2.584 akseptor, metode operasi pria
10 akseptor, dan metode operasi wanita 110 akseptor. Tutup Hendy. ( Dedi Anggara).