Enam Kelompok Tani di Sanggau Dapat Sertifikat Budidaya Padi Organik dari Kementrian

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Sanggau, Ema Yusmayani

Sanggau, BorneOneTv.com – Enam Kelompok Tani di Kabupaten Sanggau mendapat sertifikat pertanian padi organik dari Lembaga sertifikat Inofice bekerjasama dengan Kementrian Pertanian yang pendampingan FAO serta Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Sanggau, Ema Yusmayani mengatakan, bahwa enam kelompok tani yang mendapat sertifikat tersebut berada di tiga kecamatan.

“Untuk Kecamatan Entikong ada 3 Kelompok Tani, yaitu Gunung Senyang, sungai Suban dan Risau Jaya. Kecamatan Sekayam ada satu, yakni Kelompok Tani Subur Jaya. Sementara Kecamatan Kembayan ada Kelompok Tani Maju dan Karya Mandiri,” ujar Ema saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/2/2021).

Ia menjelaskan, bahwa dari enam kelompok tani budi daya padi organik ini awalnya luas lahan 103,35 hektare. Namun setelah diukur melalui aplikasi hanya 77 hektare. Tapi setelah melalui proses, yang hanya bisa disertifikasi oleh kementrian cuma 69,739 hektare.

“Kenapa kementiran dan FAO membidik Kabupaten Sanggau, karena akses Kabupaten Sanggau berbatasan dengan negara tetanga Malaysia. Secara ekspor kita lebih dekat dengan pintu perbatasan,” terangnya.

Ema juga mengatakan, bahwa memang rencana ekspor tersebut sudah dipikirkan dari jauh hari, hanya saja memang masih banyak kendala yang dihadapi. Lagi pula sertifikat padi organik juga baru didapat pada tahun 2021 ini.

“Kita harus selesaikan dulu kendala yang dihadapi. Memang rencana kita untuk ekspor itu sudah dipikirkan. Mudahan ke depan itu bisa terwujud,” terangnya.

Ema juga mengatakan, pihaknya tidak tutup mata sebagai leading sektor pertanian, dimana tidak hanya enam kelompok tani yang sudah dapat sertifikasi padi organik saja akan diperhatikan, namun yang lain juga. Bahkan pihaknya berencana setiap kecamatan nantinya bisa membudidayakan padi organik ini.

“Bisa jadi kami juga akan mengambembangkan padi organik ini di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau. Mudahan itu bisa terwujud,” pungkasnya. (pul)