Nama Anggota DPRD Sanggau Dicatut Oknum Tak Bertanggung Jawab di Aplikasi WhatsApp

Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Leonardo Agustono Silalahi SH,MH yang menjadi korban namanya dicatut di aplikasi WhatsApp oleh oknum tak bertanggung jawab.

Sanggau, BorneOneTv.com – Nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau, Leonardo Agustono Silalahi SH,MH dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab melalui aplikasi Media Sosial (Medsos) WhatsApp dengan nomor HP 081319405501.

Nomor WhatsApp tersebut mengunakan foto Leonardo beserta istri di salah satu ruang tunggu hotel ternama di Kota Pontianak dengan latar belakang tugu khatulistiwa. Foto Profil tersebut Leonardo mengunakan jas berwarna hitam dibalut selendang berwarna merah. Sedangkan sang istri mengunakan gaun bercorak batik hitam putih.

Meski belum ada yang menjadi korban penipuan karena oknum tersebut, namun sudah ada beberapa teman dari pria yang karib disapa Leo itu telah dikirim pesan. Isi pesannya mengatakan bahwa dirinya telah menganti nomor HP yang baru.

Saat dikonfirmasi, Leo mengaku kesal dengan okunum yang telah mencatut namanya itu. Dirinya mengatakan, setelah mendapat informasi itu ia langsung menghubungi teman-temannya untuk mempertanyakan perihal tersebut. Apakah ada yang telah menjadi korban penipuan.

“Sejauh ini memang belum ada informasi yang saya dapat terkait teman yang menjadi korban penipuan atas ulah oknum itu. Namun sudah ada beberapa teman yang dikirim pesan, dirinya mengaku sebagai saya dengan mengatakan bahwa nomor lama telah hilang dan menganti nomor baru,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Foto yang digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab di aplikasi WhatsApp yang mencatut nama anggota DPRD Sanggau, Leonardo Agustono Silalahi.

Leo pun meminta, apabila ada orang yang menjadi korban penipuan terhadap oknum tak bertanggung jawab tersebut, segera menghubungi dirinya agar bisa dicarikan solusi bersama untuk menyelesaikan permasalahannya.

“Sekarang kita juga sedang melacak keberadaan nomor WhatsApp itu. Mudahan saja kita dapat mengetahuinya,” terangnya.

Leo juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia berharap hal-hal seperti ini ke depan tidak terulang lagi, sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

“Kasus seperti ini sudah sering saya dengar. Mencatut nama pejabat lalu meminta uang. Mudahan cara-cara penipuan seperti ini cepat terbongkar agar tak ada lagi yang menjadi korban,” pungkasnya. (pul)