Mengisi Ramadhan Dengan Berbagi, GPS Salurkan paket Sembako dan Buka Puasa Bersama

Jumat, 23 April 2021

Sambas, Borneonetv.com- Dibulan Suci Ramadhan yang penuh dengan hikmah dan keberkahan, Gerakan Peduli Sesama (GPS) sambas berbagi kebahagian kepada masyarakat, Melalui kegiatan Ramadan Berbagi dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat membutuhkan dan buka puasa bersama, Sambas, Kalbar, Jumat, ( 23/ 4/ 2021).

Makna bulan Ramadan bagi umat Islam dan komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPR) sambas tentunya sangatlah besar, terutama dengan kemuliaan dan keberkahan yang ada di dalam bulan ini, seperti biasanya Komunitas ini melaksanakan kegiatan rutinnya yaitu program “Sedekah Sembako.”

Walaupun masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, namun tidak menurunkan semangat berbagi dari komunitas ini.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Dusun Mengkayar, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Teluk Keramat tepatnya di rumah Kakek Busri (78), Sambas, Kalbar, Jumat, (23/ 4/ 2021).

Ketua RT setempat Hamid mengatakan bahwa Kakek Busri memang benar warga saya dan saat ini hanya tinggal sendiri. Rumah yang ditempatinya merupakan rumah warga setempat dikarenakan Nenek Busri tidak mempunyai rumah untuk tempat tinggal.

Saya selaku ketua RT sekaligus mewakili pemerintah desa mengucapkan banyak terimakasih kepada Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas yang telah membantu salah satu warga kami. Kakek Busri sudah selayaknya mendapatkan bantuan karena dengan melihat kondisi yang dialaminya. Tutur Hamid.

Menurut Bayu selaku ketua Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas menjelaskan bahwa kegiatan kali ini selain menyalurkan sembako juga diadakan buka puasa bersama di rumah yang dibantu karena mengingat kegiatan yang dilaksanakan ini pada bulan Ramadan.

Lanjutnya pada bulan Ramadan ini merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan, Nabi Muhammad SAW memberi keteladan terbaik dengan banyak bersedekah dan menjadi orang yang paling dermawan pada bulan suci ini.

Hal ini membuat kita mendapatkan bahwa makna bulan Ramadan bagi umat Islam selanjutnya adalah untuk banyak bersedekah dan memberi kepada orang yang tidak mampu serta mengurangi beban mereka yang membutuhkan. Tutup Bayu.

( Dedi Anggara)