Harlah GP Ansor ke 87, PC GP Ansor Kapuas Hulu memperingati dalam kesederhanaan

Peringatan harlah Ansor (PC GP Ansor Kapauas Hulu)

Kapuas Hulu, BorneOneTv.com – Sabtu, 24 April 2021 yang lalu Gerakan Pemuda Ansor genap berusia 87 Tahun. Sejak didirikan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah pada Tahun 1934, GP Ansor tanpa henti menjadi bagian dari sejarah perjalanan bangsa ini mulai dari perjuangan mewujudkan kemerdekaan hingga sekarang di era reformasi.

 

Peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor kali ini juga ikut dirayakan oleh Segenap Pengurus dan Kader Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Kapuas Hulu. Meskipun dalam keterbatasan dan kesederhanaan namun tidak mengurangi khidmad dan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas usia organisasi yang semakin bertambah sampai hari ini.

 

Rangkaian acara peringatan tersebut diisi dengan menggelar Pengajian dan Buka Puasa Bersama Rijalul Ansor yang dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah Dusun Mupa Putussibau Utara Jum’at, (23/o4/2021). Acara dilanjutkan dengan Ziarah Makam Ulama Kapuas Hulu, yakni KH. Ust. H. Ahmad Bin H Abu Bakar dan Ustadz Arsyad Ahmad di TPU Jongkong Kiri serta Ust. Basri di TPU Desa Sejahtera Mandiri Sui.Terus, ¬†Kemudian kegiatan Ziarah tersebut dilanjutkan dengan Istighosah dan Buka Bersama di Masjid Nurul Iman Sui. Terus pada sore harinya.

 

Sekretaris PC GP Ansor Kapuas Hulu, Arman Setiawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan Memperingati Harlah GP Ansor ini semoga menambah kecintaan dan khidmad kepada organisasi, bangsa dan agama serta menjadi tonggak awal dalam transformasi media juang yang menjadi tema peringatan harlah tahun ini.

 

“Harapan kami walaupun kita masih dalam keterbatasan oleh sebab Pandemi Covid19 yang masih dirasakan oleh rakyat indonesia sampai saat ini, kehadiran GP Ansor haruslah memberikan manfaat dan membangkitkan semangat di tengah-tengah masyarakat untuk terus bergerak dan berkarya meski dengan cara yang berbeda” Jelas Arman Setiawan

 

Arman melanjutkan, ia mengajak mebangkitkan semangat dari keterpurukan yang melanda Insonesia saat ini.

“Dengan menyatukan ghiroh dan semangat tersebut, bersama-sama kita bangkit dari keterpurukan di segala lini yang melanda Indonesia bahkan dunia saat ini” tutupnya.

(Hendriat).