Dua Jabatan Struktural Kejari Sanggau Diganti, Kejari Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi

Pejabat struktural Kejaksaan Negeri Sanggau berfoto bersama awak media.

Sanggau, BorneOneTv.com – Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau digelar di Aula Kejari Sanggau, Senin (17/5/2021).

 

Dua jabatan tersebut yaitu Kasi Pidana Khusus (Pidsus) dan Kasi Pidana Umum (Pidum). Kasi Pidsus yang sebelumnya ditempati Kadek Agus Ambara Wisesa digantikan Agus Supriyanto. Sedangkan jabatan Kasi Pidum yang sebelumnya ditempati Agus Eko Wahyudi digantikan Monita. Selain itu, dilaksanakan juga pengantar alih tugas Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi Robert Iwan Kandun.

 

“Hari ini (kemarin, red) kami melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan untuk pejabat struktural. Kepala Seksi Pidana Umum dari pak Eko ke bu Monita, kemudian Kasi Tindak Pidana Khusus dari pak Kadek kepada pak Agus Supriyanto. Kegiatan seromonialnya berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Sanggau Tengku Firdaus kepada wartawan usai memimpin pelantikan dan sertijab dua pejabat struktural tersebut.

 

Kajari pun meminta untuk pejabat yang baru di lingkungan Kejari Sanggau agar dapat segera beradaptasi.

 

“Saya berharap pejabat pengganti yang baru bisa segera bersosialisasi, beradaptasi dengan lingkungan dan situasi. Lakukan koordinasi dengan instansi vertikal lainnya. Kalau Kasi Pidum itu ke Rutan, Polres dan Pengadilan. Kemudian Kasi Pidsus saya minta untuk segera menuntaskan pekerjaan rumah yang masih belum selesai,” terangnya.

 

Tengku menyebut, untuk perkara gratifikasi PETI sudah dilimpahkan dan segera disidangkan. Sementara untuk berkas perkara Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI di Kecamatan Tayan Hilir hampir rampung.

 

“Perkara PETI sudah kita limpahkan, tanggal 20 Mei sidang perdana secara virtual, tetapi saksi dan jaksa tetap ke Pengadilan Negeri Pontianak. Untuk PKH berkas sudah hampir 90 persen, sedikit lagi rampung, segera kita limpahkan ke pengadilan,” jelasnya.

 

Ditanya apakah ada perintah khusus kepada Kasi Pidsus yang baru terkait penanganan tindak pidana korupsi? Kajari menyebut tidak ada perintah khusus terkait hal itu.

 

“Perintah khusus tidak ada, tapi tetap laksanakan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya. Saya yakin Kasi Pidsus yang baru, saya mendapat informasi beliau juga punya track record yang baik. Bisa bekerjasama dengan bidang lain, melaksanakan tugas-tugas yang masih menjadi PR, ada beberapa kegiatan yang akan kita tracing lagi ke depan,” pungkasnya. (pul)