Pandemi Covid-19 Berdampak pada perekonomian Masyarakat, Koramil 1208- 03/ Tebas Melalui Babinsa Bantu Petani Jeruk

Sabtu, 22 Mei 2021

Sambas, Borneonetv.com- Kodim Sambas 1208/ SBS Melalui koramil tebas Komitmen mendukung pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di masa pandemi Covid-19, Dengan Membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan Menanam Pohon Jeruk, Desa Makrampai, kecamatan tebas, kabupaten Sambas, Kalbar, Sabtu, ( 22/ 5/ 2021).

kecamatan Tebas merupakan Sentra tanaman jeruk berasal dari Kecamatan Tebas, yang sejak lama jeruk ini telah dikenal dengan merek dagang “Jeruk Pontianak”. 

Dalam situasi pademi covid 19 yang melanda Di Dunia serta terdampak di Negara Indonesia khususnya di kalimantan barat kabupaten Sambas khususnya, sehingga membuat turun nya tingkat perekonomian masyarakat, namun tidak membuat masyarakat maupun Petani putus asa dalam meningkatkan perekonomian. Koramil 1208- 03/ Tebas selalu hadir bersama Petani Jeruk, untuk menguatkan semangat Petani Jeruk kecamatan Tebas.

Kodim 1208/ Sambas melalui koramil 1208- 03/ Tebas, Bintara Pembina Desa ( Babinsa ) Praka Jainudin bersama Serda Andreas Saat berada di perkebunan jeruk bersama masyarakat dan petani jeruk di desa mak rampai, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pada saat situasi pandemi Covid- 19, Buah Jeruk dapat menanganin kegiatan krisis Pendapatan Perekonomian Masyarakat, Disamping itu, buah jeruk memberikan Vitamin C bagi tubuh manusia, Sabtu,( 22/ 5/ 2021).

Kami Sangat mendukung penuh dalam bidang pertanian di kabupaten Sambas terutama kepada Para petani Jeruk dalam penanaman jeruk, berharap kepada pemerintah daerah kabupaten sambas dapat mendukung juga usaha pertanian rakyat dalam melakukan penelitian pada penyakit jamur serta mendukung para petani-petani mudah mendapatkan Pupuk Subsidi, Ungkap nya.

Kades Desa Makrampai, Sayafi’ie Jai, Mengucapkan terimakasih Kepada Kodim 1208/ SBS, Koramil 1208- 3/ tebas Melalui Babinsa, yang selama ini telah membantu, serta selalu memberikan semangat, dukungan kepada kami, khusus nya para petani Jeruk, Ungkap Kades.

Sekarang kita berada di Perkebunan Jeruk Dusun Sebindang. sekarang kita ada menanam 3 jenis Paritas Jeruk, salah satunya seperti jeruk madu, pada awal nya masyarakat tidak mengenal dan sulit untuk pemasaran nya, namun sekarang, Jeruk madu sudah banyak dikenal, dan lebih mudah pemasarannya, bahkan sering dikirim Kejakarta, Ungkap, Syafi’ie.

Namun Petani Jeruk juga mengalami Kendala Hama, seperti jamur, serta Sulit nya mendapatkan Pupuk Subsidi. saya berharap Pemerintah, khususnya Instansi terkait, bisa membantu Petani Jeruk, maupun Petani- petani Lainnya mengatasi Persoalan ini, Tutup Syafi’ie.

( Dedi Anggara)