Pulang Berladang Pasutri Dibacok Orang Gangguan Jiwa, Satu Orang Meregang Nyawa

Anggota jajaran Polsek Bonti saat melakukan Olah TKP pembacaokan Pasutri yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. (Ist)

Sanggau, BorneOneTv.com – Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Dusun Kotup, RT 03 Desa Tunggul Boyok, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau dibacok oleh Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), pada Sabtu (22/5/2021) sekira pukul 12.45 WIB.

Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi melalui Kapolsek Bonti, Iptu Efendi membenarkan kejadian tersebut, bahwa atas kejadian ini Simon (Suami) meninggal dunia sementara Yustina Leha (istri) mengalami luka berat akibat dibacok di bagian pundak sebelah kiri dan harus dirawat di Puskesmas Bonti.

Iptu Efendi membeberkan kronoligis kejadian, bahwa pada Sabtu, (22/5/2021) sekira pukul 10.40 WIB, Pasutri tersebut pulang dari ladang kebun, kemudian sesampainya di rumah mereka masuk lalu mengunci pintu.

“Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba pintu didobrak oleh Romanus Juntin (pelaku). Yustina Leha yang saat itu mau ke belakang rumah terkejut, karena pelaku sudah melayangkan parang dan terkena pundak sebelah kirinya,” jelasnya.

Mendapat luka bacokan tersebut, kata Iptu Efendi, Yustina Leha bangun dan langsung berlari melalui jendela rumah serta berteriak ke suaminya (Simon) untuk lari dari rumah.

“Setelah lari dari rumah, Yustina Leha pergi mendatangi tetangganya yang bernama Lukas untuk meminta tolong, bahwa suaminya dibacok oleh pelaku. Kemudian saudara Lukas meminta pertolongan juga kepada tetangga yang lainnya,” katanya.

Iptu Efendi juga mengatakan, Lukas yang saat itu melihat pelaku keluar dari rumah korban dengan membawa parang, kemudian pelaku mengejarnya dan Lukas pun berlari menghindar kejaran dari pelaku.

“Setelah beberapa menit, Lukas melihat situasi telah aman dan langsung membawa warga menuju ke rumah korban. Sesampainya di sana mereka melihat Simon di depan garasi motor sudah bersimbah darah dengan luka bacok di kepala dan perut,” bebernya.

Atas kejadian ini, Lukas kemudian melaporkan kepada kepala wilayah, atas nama Welly guna melaporkan ke Polsek Bonti. Mendapat informasi tersebut piket siaga Polsek Bonti yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Bonti, Aipda Arnol Tua Situmorang beserta tiga orang personel Polsek Bonti berangkat menuju TKP.

“Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pengumpulan bahan keterangan, mengamankan tersangka dan barang bukti. Berdasarkan keterangan dari masyarakat setempat, bahwa tersangka Romanus Juntin Mengalami ODGJ,” pungkasnya. (pul)