Mantan Kasdam XII/Tpr, Mantan Danrem 121/Abw, Kapoksahli Pangdam XII/Tpr dan Wadan Lantamal XII Dimutasi

Rabu, 26 Mei 2021

Jakarta, Borneonetv.com- Mantan Kasdam XII/Tpr Tahun 2018-2020 yang saat ini sedang menjabat Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH, Mayjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh dimutasi oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Wadanpusterad), Jakarta, Selasa,  (25/ 5/ 2021).

Mutasi ini Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/435/V/2021 tanggal 25 Mei 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 80 Perwira Tinggi (Pati) TNI.

Dari jumlah tersebut, tercatat 46 perwira tinggi TNI AD terkena mutasi termasuk Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Kemudian 15 Pati TNI AL dan 19 Pati TNI AU.

Selain Mantan Kasdam XII/Tpr yang dimutasi, Rotasi Jabatan Pati TNI ini juga terdapat mantan Danrem 121/Abw 2017-2018 yang sedang menjabat sebagai Wadanpusterad Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M menjadi Asintel Kasad.

Kedua Pati TNI AD yang juga satu leting lulus AMN Tahun 1988 dan juga pernah sama-sama di Tahun yang berbeda menjabat Danrem 121/Abw.

Mayjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh tahun 2014 menjabat Danrem 121/Abw dan Mayjen TNI Bambang Ismawan Tahun 2017-2018 menjabat Danrem 121/Abw.

Disamping itu, jabatan Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XII/Tpr Brigjen TNI Ita Jayadi juga dimutasi menjadi Inspektur Pusat Zeni Angkatan Darat Ir Pusziad).

Jabatan Kapoksahli Pangdam XII/Tpr akan dijabat oleh Kasrem 084/BJ (Surabaya) Kodam V/ Brw Kolonel Inf Handoko Nurseta, S.H., M.Tr. (Han).

Kemudian, Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) XII/Pontianak Koarmada I, Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H., M.M juga di mutasi untuk menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Akademi Angkatan Laut (Seklem AAL).

Dengan jabatan ini, Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal akan memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Kolonel menjadi Laksamana Pertama (Laksma) TNI/Jenderal Bintang 1.

Mutasi ini dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang makin kompleks dan dinamis. (L4Y).