SMKN 1 Sekadau optimis dapat laksanakan PTM Juli mendatang

Jumat, 4 Juni 2021

Sekadau, BorneOneTV.com – SMKN 1 Sekadau optimis dapat laksanakan proses pembelajaran tatap muka (PTM) Juli mendatang. Sebut praktek tidak dapat dilakukan secara online. Jumat (4/6).

Kepala SMK Negeri 1 Sekadau, Basep menuturkan sejatinya pembelajaran di SMK tidak dapat dilakukan hanya secara daring tetapi juga harus secara luring. Hal itu menyikapi proses pembelajaran saat ini yang terpaksa harus dilakukan secara daring lantaran adanya pandemi Covid-19.

“Karena SMK itu memang harus tatap muka, karena ada prakteknya, kalau praktek tidak bisa secara online saja. Contohnya untuk menjahit, atau membongkar motor, tidak bisa online. Itu kita siapkan, kita atur pelaksanaannya. Sehingga anak-anak bisa mendapatkan apa yang menjadi keahliannya,”ungkap Basep.

Dirinya pun meyakini dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) apabila mendapatkan dukungan dari semua pihak biak, orang tua, siswa, pemerintah dan masyarakat umum.

“Karena gimanapun kalau sekolah seperti ini terus tidak akan memberikan hasil yang maksimal,” tegasnya.

Untuk persiapan tahun ajaran baru 2021-2022, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya. Diantaranya mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Khusus untuk tenaga pendidik dan tenaga non pendidik di SMKN 1 Sekadau diketahui berjumlah 40.

“Kita sudah melaksanakan vaksinasi, dari guru tersebut ada beberapa yang tidak bisa divaksin, 2 orang guru perempuan yang sedang hamil, kemudian yang 3 laki-laki karena ada penyakit bawaan, jadi kita tidak mengambil resiko. Itu bagian dari program vaksinasi yang sudah dipersiapkan dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga sudah menyiapkan fasilitas pendukung protokol kesehatan, seperti pengukur suhu, wastafel di seluruh lingkungan sekolah, dan masker untuk siswa secara gratis yang kadang-kadang lupa membawa masker.

Dalam proses belajar mengajar, juga akan diterapkan sistem yang berbeda dari biasanya. Yakni pembatasan jumlah siswa per kelas dan maksimal waktu belajar. Dimana sebelumnya maksimal 45 menit untuk satu mata pelajaran, kini dikurangi menjadi 20-30 menit.

“selama ini kita daring, nanti kita coba luring, artinya masuk ambil berkas, kita datang tatap muka. Ditambah lagi ketika ada orang tua yang anaknya sakit atau kurang fit kita beri keleluasaan,” paparnya.

Adapun jumlah siswa SMKN 1 Sekadau saat ini adalah 730 siswa, namun jika dikurangi siswa kelas XII, maka kurang dari 500 siswa. Jumlah itu belum termasuk calon siswa kelas X yang akan masuk di tahun ajaran baru. (Krisantus)