Aktivitas Pertambangan Emas Diduga Ilegal di Kabupaten Melawi Marak,Lokasi Tidak Jauh Dari Mapolres

Melawi,BorneOneTV- Pertambangan emas diduga tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Melawi masih marak dan terkesan sangat berani, salah satu lokasi PETI bahkan tidak jauh dari Mapolres Melawi, tepatnya di Dusun Kambut, Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Selain itu, dari hasil penelusuran media dilapangan (3/6/2021), aktivitas PETI di Jalan Tempat Pembuang Sampah (TPS) Melawi juga sedang marak dan lokasinya juga tidak terlalu jauh dari Mapolres Melawi.

Warga juga ada yang mengeluh terkait ulah dari sebagian para penambang yang telah berani menyerobot lahan milik warga tanpa sepengetahuan pemiliknya. Dan lahan warga yang diserobot saat ini mengalami kerusakan yang cukup parah.

Aktivitas PETI di Kabupaten Melawi telah berdampak pada kerusakan lingkungan dan berdampak pada warga sekitar. Terlihat air sungai yang biasa digunakan oleh warga yang tinggal di sekitaran sungai menjadi keruh dan terlihar kotor.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya, dulu air sungainya tidak keruh, namun belakangan ini air sungainya menjadi semakin keruh dan bercampur lumpur. Bahkan warga tersebut mengeluhkan sering mengalami gatal-gatal kulit jika mandi di sungai.

Salah satu pekerja tambang M menuturkan, untuk bekerja para penambang bekerjasama dengan pemilik lahan dengan sistem ada yang harus membayar uang masuk atau sistem bagi hasil. Para penambang juga harus membayar iuran uang informasi untuk keamanan sebanyak 200 ribu rupiah perminggunya, untuk keamanan bekerja,”ujarnya.

Saat dikonfirmasi via seluler, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto mengatakan, akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. Nanti kita cek lokasinya,”ucapnya. (Dd).