Kisah Dibalik Baju Hazmat, Beli Sabun Tiap Usai Pemakaman

Anggota Tagana Melawi saat melakukan pemakaman jenazah pasien Covid-19. (Foto. Dedi Irawan)

Melawi, BorneOneTv.com – Ada hal yang unik datang dari, Alkadri, Anggota Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai petugas pemakaman. Dibalik baju hazmat yang digunakan setiap pemakaman, ada rasa khawatir seorang anak, yang takut akan membawa penyakit terhadap keluarga di rumah, terutama orang tuanya.

Rasa khawatir itupun menjadi motivasi untuk dirinya mengantisipasi dengan melakukan kebiasaan membeli sabun deterjen setiap usai pemakaman, dan mandi ke sungai.

“Saya takut pulang ke rumah sebelum mandi. Takut bawa penyakit. Di sungai, selain mandi saya juga bisa lansung mencuci pakaian yang saya pakai. Makanya saya lebih memilih mandi ke sungai, agar pulang ke rumah dalam keadaan benar-benar sudah bersih,” ungkapnya.

“Jadi setiap usai memakamkan jenazah pasien Covid-19, saya tetap beli deterjen dan sabun mandi. Meskipun malam hari, kebiasaan itu tetap saya lakukan. Yang menemani saya dengan kebiasaan yang sama, Faisal dan Dedi, yg juga anggota Tagana,” tambahnya.

Apa yang dilakukan pria yang akrab disapa Oskadon itu mencerminkan kecintaan terhadap keluarga. Meski Ia melakukan kegiatan yang beresiko tinggi, namun semaksimal mungkin Ia tetap berusaha mencegah agar dirinya tak membawa virus pulang ke rumah.

Ia berpesan, kepada masyarakat agar bisa melakukan pola hidup sehat dan mengantisi diri terhindar dari virus. “Melakukan protokol kesehatan merupakan upaya yang baik untuk menghindari penyebaran virus itu terhadap keluarga di rumah. Sayangi keluarga anda, sayangi orang tua anda,” pesannya mengakhiri.

Penulis : Dedi Irawan