Sopir Laka Maut di Jalan Raya Semuntai-Sekadau MD, Korban Jiwa Bertambah Jadi Enam Orang

Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Semuntai-Sekadau, Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau, pada Minggu (6/6/2021) kemarin. Korban jiwa atas peristiwa ini bertambah, dari yang sebelumnya lima orang menjadi enam orang.

Sanggau, BorneOneTv.com – Sempat dirawat di Rumah Sakit Sentra Medika Sanggau beberapa jam, sopir kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Semuntai-Sekadau akhirnya menghembuskan nafas terakhir, pada Senin (7/6/2021).

Dengan begitu korban Meninggal Dunia (MD) atas peristiwa nahas ini bertambah, dari sebelumnya lima orang menjadi enam orang.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Anne Tria Sefina membenarkan perihal tersebut, bahwa sopir yang bernama Widan menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 01.00 dini hari.

“Ya, tambah satu korban meninggal dunia dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB, atas nama Widan yang merupakan sopir dalam kecelakaan tunggal tersebut,” ujar AKP Anne Tria Sefina, senin (7/6/2021).

Diketahui, bahwa sebelum meninggal dunia korban menderita luka yang cukup serius, yakni troma tumpul dada dan perut.

“Semua korban meninggal dunia telah dibawa kekampung halamannya di Kecamatan Sekayam untuk dimakamkan,” terang AKP Anne.

AKP Anne juga menyampaikan, bahwa pihaknya sejauh ini masih mendalami penyebab terjadinya kecelakaan maut tersebut.

“Sudah kami lakukan identifikasi di TKP sesuai dengan saksi yang ada saat itu, guna memastikan penyebab dari kejadian tersebut,” jelasnya.

Hasil sementara kata AKP Anne peristiwa tersebut murni kecelakaan tunggal yang disebabkan oleh keadaan cuaca hujan dan diduga supir hilang kendali, sehingga keluar jalan dan menabrak pohon kelapa sawit.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kecelakaan lalulintas ini terjadi di Jalan Raya Semuntai-Sekadau yang berada di dekat persimpangan PT MPE, Desa  Semuntai, Kecamatan, Mukok Kabupaten Sanggau,  pada Minggu (6/6/2021) pagi kemarin.

Mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi KB 1785 SC yang mengangkut sembilan orang tersebut dengan kecepatan tinggi hilang kendali sehingga menabrak pohon sawit. (pul)