Terkait MPP, Bupati PH Minta Masyarakat Sampaikan Kekurangan dan Kelebihan ke Ombudsman Kalbar

Bupati Sanggau, Paolus Hadi memberi sambutan pada acara OOTS di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sanggau, Selasa (15/6/2021).

Sanggau, BorneOneTv.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyampaikan terkait pelayanan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sanggau untuk tak hanya mengutarakan kekurangan, tapi juga kelebihannya.

Hal tersebut disampaikan Paolus Hadi saat mendampingi Ombudsman RI Perwakilan Kalbar menggelar Ombudsman On The Spot (OOTS) dengan membuka gerai di MPP Kabupaten Sanggau selama selama tiga hari kedepan, mulai 15-17 Juni 2021.

“Saya sampaikan kepada masyarakat Sanggau yang mendapat pelayanan, jika saudara-saudara merasa ada yang lebih, ceritakan. Jika ada yang kurang, sampaikan, untuk perbaikan kita,” kata PH kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

“Saran saya, jangan hanya melihat kurangnya saja, tapi juga lihat positifnya. Tapi ndak apa-apa kalau memang ada yang kurang. Karena kita ingin belajar dari hal-hal yang mungkin kita tidak tahu,” ujarnya.

PH mengatakan, bahwa pelayan masyarakat di Kabupaten Sanggau sejak 2019 sudah masuk zona hijau. Maka dari itu, selama tiga hari di sini, ia meminta masyarakat memanfaatkan betul guna memastikan pelayanan yang semakin tahun semakin baik.

“Karena kita perlu evaluasi. Saya yakin Ombudsman independen. Intinya bahwa saya bersyukur, dengan teman-teman Forkompimda bisa lihat, bahwa semakin tahun pelayanan di MPP ini semakin baik. Baru enam bulan peningkatan orang menggunakan MPP ini sudah luar biasa. Dulu hanya 13 ribuan, sekarang masuk 21 ribu perbulan,” pungkasnya.

Kepala Keasistenan Penerimaan Verifikasi Laporan Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Marini menjelaskan OOTS merupakan wadah pengaduan masyarakat.

“Jadi masyarakat bisa langsung berkonsultasi, atau menyampaikan permasalahan pelayanan publik di sini. Karena di tahun 2021 peningkatan laporan di Ombudsman itu sangat luar biasa. Hampir 100 persen dari tahun 2020 se-Kalbar. Itu makanya kita gelar OOTS,” katanya.

Marini mengaku MPP Sanggau merupakan tempat ke delapan dikunjungi.

“Sebelumnya ke MPP Singkawan, Bandara Supadio, Kantor Pertanahan Kubu Raya, Kantor Camat di Kubu Raya, dan di Kota Pontianak. Tentunya nanti setelah kami lakukan gerai, kami tampung aspirasi masyarakat, kami akan koordinasi,” kata Marini.

Jika laporan terebut terkait dengan instansi di Kabupaten Sanggau, sebagai bentuk rekasi cepat, Ombudsman langsung koordinasikan dengan instansi bersangkutan.

“Tentunya pengaduan masyarakat itu kan belum tentu mengandung kebenaran. Karena itu, kami mengedepankan unsur berimbang, minta klarifikasi terhadap pihak yang dilaporkan,” pungkasnya. (pul)