Tinjau Vaksinasi Covid-19 di GOR Perbasi, Ini Harapan Gubernur Kalbar

Senin, 21 Juni 2021

Pontianak, Borneonetv.com- Gubernur Kalbar H Sutarmidji, SH, M.Hum didampingi Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos, Dandim 1207/BS, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM, dan Kadiskes Kalbar dr Harisson,M.Kes melaksanakan peninjau Vaksinasi Covid-19 massal di Gedung Olah Raga (GOR) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Pontianak, Kalbar, Senin, (21/ 6/ 2021).

Vaksinasi massal ini merupakan hasil kerjasama DPP MABT bersama Pemprov Kalbar, Kodam XII/Tpr, Polda Kalbar dalam upaya mendukung program pemerintah untuk menyukseskan Vaksinasi Covid-19.

Menurut Gubernur Kalbar, H Sutarmidji Vaksinasi Covid-19 massal ini dilaksanakan dalam upaya untuk mencegah Covid-19 ini. Tidak ada cara lain kita cegah Covid-19 ini selain di Vaksinasi dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan. Sekalipun sudah di Vaksinasi Covid-19, Mantan Wali Kota Pontianak tetap mengimgatkan untuk tetap memakai masker.

Dikatakannya, Pemprov Kalbar fokus untk mencegah Covid-19 ini dengan membuka ruang kepada semua masyarakat Kalbar untuk bisa menerima Vaksinasi ini.

“Semua yang berinteraksi dengan masyarakat harus di Vaksinasi,” jelasnya.

Orang Nomor satu di Pemprov Kalbar memberikan apresiasi kepada antusias masyarakat untuk menerima Vaksinasi ini. Target kita 500 orang, yang datang bisa 800 orang,” ujarnya.

Dijelaskannya, TNI/Polri sudah sepakat dengan program Pemerintah untuk menyukseskan Vaksinasi Covid-19 ini dengan menerjunkan Personel TNI/Polri untuk membantu Vaksinasi ini.

Senada dengan Gubernur, Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama menyampaikan bahwa personel TNI/Polri secara bersamaan dikerahkan diberbagai tempat yang menjadi lokasi Vaksinasi massal untuk ikut serta membantu masyarakat yang akan menerima Vaksinasi massal.

Di Kodim-Kodim di Kalbar juga dikerahkan untuk ikut menyukseskan program Vaksinasi massal ini,” jelas Brigjen TNI Djaka Budhi Utama.

Dikatakannya, di setiap Fasilitas kesehatan dan di Kodim-Kodim sudah memiliki dokter, dan kalaupun tidak memiliki dokter, di setiap rumah sakit,TNI memiliki tenaga kesehatan di setiap Kabupaten/Kota untuk melayani Vaksinasi massal ini.

Saat ini, masih kata mantan Waaspam Kasad, antusias masyarakat yang melakukan Vaksinasi ini cukup tinggi, dan mereka sadar, Covid-19 ini nyata.

Covid-19 ini nyata, bukan bohongan. Mereka sadar, dan ikut Vaksinasi ini,” ujarnya.

Ketua Bidang Sosial Kemasyarakat DPP MABT, Rico menyampaikan bahwa Vaksinasi massal ini dilaksanakan untuk mendukung proram Pemerintah.

Kami memiliki niat membantu Pemerintah dalam menyukseskan Program Vaksinasi massal ini. Ini inisiasi kami untuk membantu pemerintah suskeskan Vaksinasi massal,” jelas Rico.

Dikatakannya, DPP MABT diberikan target untuk vaksinasi sebanyak 2.500 dan perharinya 500 orang di Vaksinasi.

Kita perkirakan Vaksinasi akan berlangsung selama 5 hari. Kami juga Akan mengajukan, apabila masyarakat membludak dengan memimta bantuan kepada Walubi untuk mendukung Vaksin yang dimiliki apabila dari Pemda sudah berkurang,” ujar Rico yang juga Ketua FOBI Kalbar. (L4Y).