Gubernur Tinjau Langsung Vaksinasi Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-75

Minggu, 27 Juni 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum meninjau Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri yang dilaksanakan dalam rangka hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021 yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, secara serentak pada 34 wilayah Kepolisian Daerah di seluruh tanah air melalui video conference, di Gedung Konferensi Untan Pontianak, kalbar, Sabtu, (26/ 6/ 2021).

Melalui telekonferensi video, Presiden mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolda, Pangdam, Gubernur atas acara vaksinasi massal yang dilaksanakan serentak di seluruh Polda, Kodam dan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.

Presiden meminta agar target harian vaksinasi sebanyak satu juta dosis dipertahankan hingga bulan juli dan meningkatkan target dibulan berikutnya menjadi dua kali lipat.

Di sela menghadiri vidcon bersama Presiden, Gubernur Kalbar didampingi Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, dan Kapolda Kalbar, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, juga meninjau langsung gelaran vaksinasi massal yang diselenggarakan tersebut.

“Saya atas nama Pemda dan Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar mengucapkan terima kasih kepada Kapolda dan Pangdam, hari ini vaksinasi yang dilakukan jajaran Polda Kalbar dalam rangka hari Bhayangkara ke-75 berjalan sesuai harapan. Hari ini Sekitar 33 ribu orang yang akan divaksin di seluruh Kalbar,” ucap Kepala Daerah Kalbar.

Dia mengungkapkan jika vaksinasi massal ini tetap konsisten maka diperkirakan dalam satu hari bisa mencapai 40 ribu orang, yang artinya sekitar 3 bulan berikutnya masyarakat yang divaksin akan mencapai 70 persen. Khusus Pontianak dalam 2 bulan ini kita upayakan bisa mencapai 70 persen.

“Jika konsisten ditambah lagi dari Pemda, maka diperkirakan satu hari itu bisa mencapai 40 ribu orang, berarti sekitar 3 bulan kedepan jika vaksinnya tersedia kita bisa mencapai 70 persen. 70 persen itu sudah capaian yang bagus untuk mencegah keterjangkitan Covid-19.

Mungkin orang yang sudah divaksin tetapi  terjangkit virus dia akan mudah sembuh dan tidak fatal,” ungkap Sutarmidji.

Dalam mempercepat penanganan pandemi Covid-19, Gubernur Kalbar meminta vaksinasi dilakukan terus-menerus hingga ketersediaan vaksin di Kalbar sudah habis.

“Jangan tunggu yang kedua, kalau habis kita minta lagi ke pusat, penanganan vaksinasi selama ini lambat dikarenakan ada yang untuk lansia. Target kita untuk Nakes divaksinasi sudah mencapai 113 persen serta pelayanan umum yang sudah mencapai target. Jadi rencana-rencana vaksin di Kalbar ini rata-rata sudah mencapai target tinggal perlu ditingkatkan Sesuai arahan Presiden menargetkan target dua kali lipat,” jelasnya. (L4Y).