Tim Kesehatan Lantamal XII Satgas Covid-19 Mendapat Peninjauan Unsur Forkompinda Kalbar Pada Serbuan Vaksinasi di Untan

Senin, 28 Juni 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Tim Diskes Lantamal XII yang tergabung dalam Satgas Covid-19 mendapatkan peninjuan oleh Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman bersama- sama dengan unsur Forkopimda Kalbar, pada pelaksanaan serbuan vaksinasi nasional TNI-Polri kepada masyarakat umum yang dilaksanakan di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan) Jln. Prof Dr H. Hadari Nawawi  Kec. Pontianak Selatan Prov. Kalbar sekaligus dalam rangka memperingati  Hari Bhayangkara ke 75 tahun 2021, dengan Tema Sehari Satu Juta Orang Serentak di 34 Polda oleh Satgas Covid-19 Prov. Kalbar, Sabtu, (26/ 6/ 2021).

Pejabat Forkompimda yang hadir bersama Komandan Lantamal XII pada peninjauan tersebut antara lain, Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Danlanud Supadio, Marsma TNI Deni Hasloan Simanjuntak, Waka Polda Kalbar,  Brigjen Pol. Asep Safrudin S.IK, MH, Rektor Untan, Prof Dr Garuda Wiko SH, M.Si, Kakesdam XII/Tpr, Kol. Ckm dr. Noerjanto Raharjho Sp.PD Finasin, PJU Kodam XII/Tpr, PJU Polda Kalbar, Dandim 1207/Pontiank, Kol Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., MM, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Leo Djoko Triwibowo S.IK dan Kadinkes Prov. Kalbar, dr. Horrison, M.Kes.

Dinas Kesehatan Lantamal XII melibatkan satu tim vaksinator terdiri dari tujuh orang tenaga kesehatan  (Nakes) untuk bersama sama dengan tim vaksinator lainnya seperti, Dinkes Prov. Kalbar satu tim vaksinasi yang berjumlah sepuluh orang, satu tim vaksinasi Kesdam XII/Tpr  terdiri dari sebelas orang, tujuh  tim vaksinasi Biddokkes Polda Kalbar berjumlah empat puluh orang dan satu tim vaksinasi RS AU dr Moh. Soetomo Lanud Supadio  berjumlah enam orang.

Ketua Satgas Covid-19 Kalbar yang juga Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menyampaikan , bahwa cakupan vaksinasi harus mencapai 70% dari jumlah penduduk Kalimantan Barat  sesuai dengan target yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah Pusat.

“Seluruh masyarakat Prov. Kalbar harus mendukung program vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah, bagi masyarakat yang menghalang-halangi program vaksinasi harus ditidak tegas dan diproses secara hukum,” kata H Sutarmidji. (L4Y).